Cover Image

Pengaruh Group Positive PsychotherapyTerhadap Psychological Well-Being Mahasiswa

Adhyataman Prabowo, Muhamad Salis Yuniardi

Abstract


Beberapa tahun terakhir, perilaku mahasiswa semakin mengkhawatirkan. Seperti peningkatan penggunaan narkoba (Bataviase, 2010), aborsi dan HIV/AIDS (Syarief, suara merdeka, 2010). Hal tersebut menyiratkan bahwa mahasiswa tersebut cenderung memiliki psychological well-being rendah. Sejauh ini usaha-usaha untuk memperbaiki hal-hal yang bersifat negatif saja, terfokus pada luka-luka yang ada dalam individu (Selligman et al, 2006). Berbeda dengan positive psychology dimana terapi ini mengembangkan kekuatan-kekuatan positif dan mengisi kehidupan dengan emosi-emosi positif (strength focus). Penelitian ini mencoba mengatasi masalah tersebut menggunakan positive psychotherapy sekaligus memanfaatkan sisi-sisi positif dari sebuah group therapy.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan teknik pretest-posttest control group design. Metode pengumpulan data menggunakan skala psychological well being dan treatment berupa group psychotherapy yang terdiri dari tiga aspek utama yaituL pleasant life, engaged life dan pursuit meaning, sedangkan dalam menganalisa menggunakan teknik analisa statistic berupa t-test. Hasil yang diperoleh melalui uji t-test adalah menunjukkan nilai t = -2.623 dan nilai signifikansi = 0.047 sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan skor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang signifikan. Hal tersebut membuktikan bahwa group positive psychotherapy dapat menjadi suatu alternative untuk meningkatkan psychological well being mahasiswa. 

Keywords


positive psychotherapy, psychological well being, mahasiswa

Full Text:

PDF