PEMETAAN DAERAH RAWAN KEBAKARAN PADA LAHAN BASAH DIKECAMATAN GAMBUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Fonny Rianawati, Mufidah Asyári, Fatriani ., Asysyifa .

Abstract


PEMETAAN DAERAH RAWAN KEBAKARAN PADA LAHAN BASAH DIKECAMATAN GAMBUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Fonny Rianawati, Mufidah Asyári,Fatriani dan Asysyifa Fakultas Kehutanan Universitas Lambung MangkuratJln. A. Yani km 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan 70711Fonny_r@yahoo.co.id ABSTRAKSalah satu penyebab kerusakan hutan yang paling besar dan bersifat sangat merugikan adalah kebakaran hutan. Perbaikan kerusakan akibat kebakakaran memerlukan waktu yang lama, terlebih lagi untuk mengembalikannya menjadi hutan kembali. Kebakaran hutan akhir-akhir ini kembali terjadi di Indonesia hingga kini, sudah ada 9 provinsi di Kalimantan, Provinsi Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Riau. Berita terbaru dari pantauan terakhir satelit NOAA 18, terdeteksi sedikitnya 874 titik panas (hotspot) di Provinsi Kalimantan Selatan yang sebagian besar diantaranya terdapat di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut (BKASDA Kalsel, 2014).Informasi mengenai daerah rawan kebakaran merupakan informasi yang sangat penting dan diperlukan oleh fire manager dalam kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan kebakaran hutan dikawasan lahan basah kec gambut kabupaten banjar Provinsi Kalimantan Selatan.Kecamatan Gambut memiliki luas sebesar 12.930 Ha. Melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa di kecamatan didominasi oleh tingkat kerawanan kebakaran hutan rendah dan sedang, untuk tingkat kerawanan “rendah” dengan luas ± 7.320 Ha dan untuk tingkat kerawanan “sedang” ± 5.61 Ha. Faktor kebakaran hutan di kecamatan Gambut yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan yaitu tutupan lahan, aksesibilitas, iklim, (curah hujan) dan kelerengan. Daerah tingkat kerawanan kebakaran hutan yang berpotensi terjadi kebakaran di Desa Gambut, Desa Guntung Papuyu dan Desa Makmur Kecamatan Gambut  Kabupaten Banjar. Keynote : Daerah, Kebakaran,Lahan Basah, Pemetaan

Keywords


Daerah, Kebakaran,Lahan Basah, Pemetaan

Full Text:

PDF