PERBANDINGAN PENAMBAHAN GLUKOSA DAN SUKROSATERHADAP KUALITAS PERMEN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMSI

Lili Zalizar, Ema Ratna Sapitri, Nilam Karunia Putri, Gita Winda Nurrahma, Lailatul Khoirun Nisa

Abstract


PERBANDINGAN  PENAMBAHAN GLUKOSA DAN SUKROSATERHADAP KUALITAS PERMEN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMSI Lili Zalizar1,Ema Ratna Sapitri2,Nilam Karunia Putri2,Gita Winda Nurrahma2 danLailatul Khoirun Nisa21Ketua pelaksana  KKN PPM UMM tahun 20162 Mahasiswa peserta KKN PPM UMM tahun 2016 ABSTRAKSusu  kambing  mengandung  protein adalah  3,7 %  sedangkan  susu sapi  3,3 %.  Kandungan  protein  yang  tinggi  sangat  baik  untuk  pertumbuhan  dan  pembentukan  jaringan tubuh.  Susu kambing  juga  mengandung  asam  lemak berantai  pendek  yang  tinggi,  hal  ini  membuat  lemak  susu kambing  mudah  dicerna  oleh  tubuh  untuk menghasilkan  energi dan tidak tertimbun sebagai kolesterol (Dewi, 2009).  Pemanfaatan  susu kambing masih kurang dioptimalkan disebabkan  adanya  anggapan  bahwa susu  kambing  beraroma  prengus  seperti kambing, sehingga kebanyakan orang kurang menyukainya.  Oleh  karena  itu  dilakukan diversifikasi olahan susu kambing seperti  permen susuPada prinsipnya pembuatan permen susu berdasarkan reaksi karamelisasi dari gula sebagai akibat dari proses pemanasan sampai seluruh air menguap. Kualitas permen susu pada penelitian ini ditinjau dari sifat-sifat organoleptiknya. Sifat- sifat fisik permen susu dipengaruhi konsentrasi penggunaan glukosa dan sukrosa.Pembuatan permen susu Kambing berlokasi di Desa Bumiaji Kota Batu. Kegiatan  dilakukanbersama ibu-ibu PKK bertujuan agar mampu mengolah susu menjadi permen susu. Alat yang dibutuhkan : kompor, panci, spatula, sendok, loyang, timbangan, pisau, sodet,  kemasan berupa plastik PP ukuran 5 x 10 cm sebagai kemasan primer dan 15 x 20 cm  kemasan sekunder, pita kawat dan stick lollipop. Perlakuan  dengan2 formulasi bahan yaitu perbandingan sukrosa dan glukosa50%: 50% (formula 1) dan  60%: 40% (formula 2). Berdasarkan uji organoleptik yang disukai panelis pada perlakuan dengan sukrosa formula 1  yaitu 2.14 dan formula 2 yaitu 2.09. Sedangkan secara keseluruhan  formula 1 dan formula 2  pada uji organoleptik,  tekstur permen susu menunjukkkan nilai skor masing-masing 2,22 dan 2,77 (lunak). Namun perlakuan formula 1 lebih keras dibandingkan formula 2. Uji kenampakan permen susu formula 2 lebih menarik dibandingkan formula 1. Hasil organoleptik pada permen susu kambing dipengaruhi oleh penambahan sukrosa dan sirup glukosa pada masing-masing perlakuan.

Keywords


PERBANDINGAN PENAMBAHAN GLUKOSA DAN SUKROSATERHADAP KUALITAS PERMEN SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE)BERDASARKAN PREFERENSI KONSUMSI

Full Text:

PDF