PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TONGKOL JAGUNG PADA MEDIA TANAM TERHADAP BERAT BASAH JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI

Anik Setyaningsih, Siti Zaenab, Atok Miftachul Hudha

Abstract


Abstrak Jamur tiram merupakan komoditi yang mempunyai prospek sangat baik untuk dikembangkan, baik untuk mencukupi pasaran dalam negeri maupun pasar ekspor, sebab masyarakat sudah banyak yang mengetahui nilai gizi dan vitamin yang terkandung dalam jamur tiram, antara lain mengandung asam folat dan kaya vitamin B. Secara umum dalam budidaya jamur tiram menggunakan media tanam yang digunakan pada umumnya adalah serbuk kayu, dedak padi atau bekatul, tepung jagung dan kapur pertanian. Dalam hal ini, tepung jangung merupakan salah satu sumber nutrisi. Tepung jagung di tambahkan untuk meningkatkan nutrisi media tanam, sebagai sumber karbohidrat, lemak dan protein. Media alternatif pengganti tepung jagung dengan menfaatkan limbah yang sudah tidak dipakai lagi, salah satunya dengan menggunakan limbah tepung tongkol jagung yang memiliki kandungan air, protein, lemak, abu, karbohidrat yang sama dengan yang dimiliki oleh tepung jagung. Penggunaan tepung tongkol jagung sebagai penambahan nutrisi untuk pelengkap dan juga pengganti tepung jagung yang berfungsi sebagai pertumbuhan jamur tiram dan diharapkan bisa untuk menambah berat basah jamur tiram putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung tongkol jagung pada media tanam terhadap berat basah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pengembangan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah pada tanggal 1September 2014 sampai 5 November 2014. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan tepung tongkol jagung (10%, 20%, 30%, 40%) dengan bahan baku (90%, 80%, 70%, 60%), dengan kontrol 100% bahan baku. Parameter yang diamati adalah berat basah jamur tiram. Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung tongkol jagung pada media tanam terhadap berat basah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) berpengaruh, yaitu berat basah jamur tiram dengan hasil tertinggi pada perlakuan A1 yaitu dengan rata-rata 66.67 gr. Analisa data dengan analisa varian (ANAVA) dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tongkol jagung pada media tanam terhadap berat basah jamur tiram putih (Pleurotusostreatus) efektif digunakan sebagai media tanam pengganti tepung jagung untuk budidaya jamur tiram

Keywords


tepung tongkol jagung; berat basah; jamur tiram

Full Text:

PDF