PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH DEDAUNAN SEBAGAI PENGGANTI SERBUK KAYU DENGAN BANTUAN PENGURAI EM4 TERHADAP HASIL PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

Dimas Widya Afriadi, Atok Miftachul Hudha, Siti Zaenab

Abstract


Abstrak Jamur tiram putih (Pleirotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur kayu yang mempunyai prospek baik untuk dikembangkan sebagai diversifikasi bahan pangan. Penggunaan serbuk kayu secara terus menerus sebagai media tanam jamur tiram merupakan masalah bagi petani kerena minimnya penghasil serbuk kayu yang disebabkan kelangkaan kayu sehingga harga melanjung tinggi. Media alternatif pengganti serbuk kayu dengan menfaatkan limbah yang sudah tidak dipakai lagi, salah satunya dengan menggunakan limbah dedaunan yang memiliki kandungan nutrisi yang diserap oleh jamur tiram. Limbah di lingkungan dapat diubah menjadi suatu pupuk yang bermanfaat bagi lingkungan, pupuk tersebut dinamakan pupuk organik. Jika pupuk organik yang dibuat dengan menambahkanEfektif Mikroorganism. EM4 merupakan kultur campuran dari mikroorganisme yang menguntungkan yaitu mikroorganisme fermentasi dan sintetik yang terdiri dari asam laktat,bakteri fotosintetik, Actinomycetes sp., Streptomycetes sp., ragi dan jamur pengurai selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah dedadunan sebagai pengganti serbuk kayu dengan bantuan EM4 terhadap hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotusostreatus). Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pengembangan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah pada tanggal 18 Oktober 2014 sampai 18 November 2014. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan limbah dedanan kering (50%, 60%, 70%, 80%) dengan bahan baku (50%, 40%, 30%, 20%), dengan kontrol 100% bahan baku. Parameter yang diamati adalah berat basah dan jumlah badan buah jamur tiram. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pengaruh pemanfaatan limbah dedaunan sebagai pengganti serbuk kayu dengan bantuan pengurai EM4 terhadap hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) ada pengaruh yang sangat nyata dengan pemberian dedaunan kering sebagai pengganti serbuk kayu terhadap hasil produksi jamur tiram putih, hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang paling berpengaruh pada komposisi A4 (20% bahan baku + 80% dedaunan kering) dengan hasil rata-rata berat basah 74 gram dan sedangkan pada jumlah buah dalam satu rumpun pada komposisi A4 (20% bahan baku + 80% dedaunan kering) dengan rata-rata 20,1 buah.

Keywords


jamur tiram, dedaunan kering; EM4; berat basah; jumlah badan buah

Full Text:

PDF