Cover Image

ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN KARIR PADA SEKOLAH PENYELENGGARA AKSELERASI TINGKAT MENENGAH ATAS Di KOTA MALANG

Ni’matuzahroh .

Abstract


Seminar Nasional Kekerabatan"Optimalisasi Potensi Siswa Gifted"Malang, 18 Mei 2013Penyelengara: Fakultas Muhammadiyah Malang dengan Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI) Ni’matuzahroh, S.Psi, M.SiFakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah MalangNimatuzahroh7@gmail.con ABSTRAK    Pendidikan dan bimbingan karir pada siswa gifted masih belum tersentuh. Program pemerintah yang ada masih sebatas untuk mewadahi keistimewaan mereka di bidang kognitif, belum pada pengembangan bakat luar biasa yang mereka miliki, padahal minat mereka terhadap pekerjaan jauh lebih awal muncul dibanding anak seusia mereka dengan minat yang sangat bervariasi, sehingga penting untuk diajukan suatu model pendidikan dan bimbangan karir pada mereka agar tidak hanya sisi kognitif terwadahi melainkan mereka dapat menggembangkan bakat dan minat yang mereka miliki.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui implementasi Pendidikan dan Bimbingan Karir Pada Siswa Cerdas Istimewa/Bakat Istimewa di sekolah penyelenggara akselerasi tingkat SMA di kota Malang. Subjek dalam penelitian  ini ditentukan secara purposive, yaitu siswa CI/BI di kelas akselerasi, pihak sekolah (Guru, Pengelola kelas akselerasi), dan orang tua siswa akselerasi di SMA kota Malang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, FGD, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara diskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan bimbingan karir yang ada disekolah penyelenggara akselerasi masih menyatu dengan bimbingan konseling untuk siswa reguler serta tampak belum adanya program-program spesifik yang dilakukan oleh pihak BK untuk pendidikan dan bimbingan karir siswa akselerasi.. Berbagai kendala yang muncul dalam melaksanakan program pendidikan dan bimbingan karir adalah terbatasnya waktu bagi guru BK untuk melakukan kegiatan bimbingan karir karena selain tidak terintegrasinya program BK dalam kurikulum, padatnya muatan dan tuntutan kurikulum yang tertuju pada pengembangan  asek intelektual  sehingga pengembangan aspek bakat siswa akselerasi terabaikan,  kurangnya pelibatan orangtua, keterbatasan tenaga dan pengetahuan tentang metode bimbingan karir.Siswa merasakan kurangnya program BK yang mengarah pada pengembangan karir sehingga mereka lebih banyak mencari informasi tentang karir justru melalui internet dan bertanya pada orang yang dianggap siswa lebih memiliki pengalaman sehingga siswa masih  belum  mampu melakukan  pengambilan keputusan  karir yang  didasarkan pada kesesuaian  antara  potensi diri dan pilihan  karir yang  dapat ditekuni. Kata Kunci : Model Pendidikan dan bimbingan karir,  Sekolah penyelenggara Akselerasi tingkat Menengah Atas

Keywords


Model Pendidikan dan bimbingan karir, Sekolah penyelenggara Akselerasi tingkat Menengah Atas

Full Text:

PDF