REFLEKSI DAN EVALUASI KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI MEMAHAMI MATERI FISIKA SMP

Avia Riza Dwi Kurnia, Muslimin Ibrahim, Wahono Widodo

Abstract


Penelitian ini merupakan bagian dari tahapan pengembangan model pembelajaran TWSS – think working scaffolding share. Sebuah penelitian disertasi untuk menghasilkan model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kompetensi IPA bagi mahasiswa dari jurusan nonIPA. Penelitian ini merupakan preliminary study atau uji pendahuluan tahap 2 yang dilakukan pada 4 – 11 April 2016. Hambatan dalam penguasaan IPA SMP bagi mahasiswa biologi adalah sulit memahami materi fisika. Artikel ini akan menguraikan refleksi dan evaluasi tentang modul yang diberikan sebagai bantuan pembelajaran dan kemampuan calon guru biologi memahami materi fisika. Kemampuan diukur melalui pretes dan postes, selain data nilai kemampuan juga dilacak melalui data pendukung berupa hasil observasi kegiatan belajar dan angket mahasiswa. Metodenya menggunakan tahapan model TWSS dan 3 siklus lesson study yakni plan, do, see. Kegiatan belajar berlangsung dalam 3 kali pertemuan. Setiap pertemuan diakhiri dengan refleksi dan evaluasi. Hasil preliminary study adalah sebagai berikut: Rerata hasil pretes 61, sebanyak 7 atau 39% dari 18 mahasiswa lulus. Rerata hasil postes 80, sebanyak 15 atau 83% dari 18 mahasiswa lulus. Hasil ini jauh lebih baik daripada preliminary pertama yang dilaksanakan pada Desember 2014: Rerata pretes 33 dan rerata postes 52. Tidak ada satupun dari 16 mahasiswa yang lulus. Nilai tersebut sangat mengecewakan, hanya mendekati nilai lulus minimal di perguruan tinggi yakni C. Nilai C di Universitas Negeri Malang memiliki range = 55 – 59.

Keywords


Pemahaman materi fisika; mahasiswa nonIPA; kompetensi IPA

Full Text:

PDF