Efektifitas Sensory Integration Pada Peningkatan Keseimbangan Berdiri Pada Anak Delay Development dengan Keterlambatan Kemampuan Berdiri

Atika Yulianti

Abstract


Permasalahn pada tumbuh kembang yang tidak bayak dijumpai salah satunya adalah keterlambatan tumbuh kembang atau Delay Development (DD). Delay Developmen merupakan suatu kondisi ketertinggalan secara signifikan pada fisik, kemampuan kognitif, perilaku, emosi, atau perkembangan sosial seorang anak bila dibandingkan dengan anak normal seusianya. Seorang anak dengan Delay Development (DD) akan tertunda dalam mencapai satu atau lebih perkembangan kemampuannyaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat terapi sensory integration dalam meningkatkan keseimbangan berdiri pada anak delay developmenMetode penelitian ini eksperimental dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 10 anak Delay Development yang mengalami permasalahan keseimbangan berdiri dan waktu penelitian selama dua bulan. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah sixteen balance test yang di ukur sebelum perlakuan (0-session) dan sesudah perlakuan (6-session) pada masing-masing subjek.Hasil pada penelitian ini didapatkan data deskriptif sampel dengan usia 22- 30 bulan. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efektifiras sensory Integrity terhadap peningkatan keseimbangan pada anak delay development. Berdasarkan uji kompabilitas kedua variabel pada kedua kelompok, pengujian hipotesis menggunakan data setelah perlakuan. Variabel sixteen balance test pada kedua kelompok menggunakan uji hipotesis independent sample t-test didapatkan nilai p = 0,034. Kesimpulan yang didapatkan nilai p<0,05. Nilai tersebut menjelaskan sensory integration efektif meningkatkan keseimbangan berdiri anak delay development.

Keywords


sensory integration, delay development , keseimbangan berdiri, sixteen balance test.

Full Text:

PDF