Penggunaan Sakarin Sebagai Pemanis Sintesis dalam Makanan dan Minuman

Engrid Juni Astuti

Abstract


Sakarin merupakan salah satu dari ke tiga belas jenis pemanis buatan yang diijinkan di Indonesia untuk ditambahkan ke dalam produk makanan dan minuman. Batas maksimum penggunaan sakarin adalah 300 mg/kg bahan. Sakarin secara luas digunakan sebagai pengganti gula karena mempunyai sifat yang stabil, nilai kalorinya rendah, dan harganya relatif murah dibandingkan pemanis sintesis lainnya. Penggunaan sakarin yang melebihi batas maksimum penggunaan memiliki dampak karsinogen dari hasil beberapa penelitian.

Keywords


Sakarin, Pemanis, makanan dan minuman

Full Text:

PDF