Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Kadar Albumin Ekstrak Ikan Gabus (Channastriata)

Uswatun Chasanah, Raditya Weka Nugraheni

Abstract


Ikan Gabus (Channa striata) merupakan sumber protein yang sangat baik. Di masyarakat ikan gabus ini sering dimanfaatkan untuk mempercepat penyembuhan pascaoperasi dan untuk memperbaiki kondisi orang yang sakit dalam bentuk ekstrak. Secara tradisional ada beberapa cara untuk memperoleh sari ikan gabus, adalah diperoleh dengan cara pengukusan atau dengan cara perebusan dalam air.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar albumin yang diperoleh dari kedua metode tersebut, yakni dari hasil pengukusan dan perebusan. Pada metode perebusan diperoleh kadar albumin 3,53g setiap 100 gram fillet ikan gabus. Jumlah ini lebih dari dua kali kadar albumin yang berhasil diekstraksi dari metode pengukusan yaitu 1,42g setiap 100 gram fillet ikan gabus. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa cara perebusan lebih efektif untuk ekstraksi albumin dari ikan gabus.

Keywords


Ikan gabus (Channa striata), albumin, ekstraksi, pengukusan, perebusan

Full Text:

PDF