Prediksi Mekanisme Kerja Obat Terhadap Reseptornya Secara in Silico(Studi pada Antibiotika Sefotaksim)

Sovia Aprina Basuki, Neva Melinda

Abstract


Interaksi obat dan reseptor merupakan hal penting untuk menghasilkan efek terapetik pada obat. Reseptor merupakan suatu protein spesifik yang terdapat dalam tubuh yang akan berinteraksi dengan obat atau metabolit obat. Pada umumnya ikatan obat-reseptor bersifat reversibel sehingga obat akan bekerja segera dan akan meninggalkan reseptor bila kadar obat dalam cairan luar sel menurun. Sefotaksim merupakan salah satu antibakteri sefalosforin generasi ketiga yang digunakan untuk perawatan infeksi seperti gonorrhoe, sinusitis akut, dan pneumonia. Sefotaksim merupakan hasil dari penghambatan dinding sel melalui ikatan pada penicillin-binding proteins.Interaksi obat dengan reseptornya dapat diprediksi secara in silico dengan menggunakan perangkat lunak Molegro Virtual Docker. Metode ini dipilih karena untuk pengujian dengan metode in vitro dan in vivo memerlukan pengerjaan yang lebih mahal dan butuh waktu lama. Sehingga metode in silico dapat sebagai alternatif sekaligus pendukung metode yang lain. Sebelum dilakukan docking obat dan reseptor perlu dilakukan persiapan yaitu penyiapan senyawa dalam bentuk 3 dimensi dengan format SYBYL MOL2 (SYBYL2) dengan menggunakan perangkat lunak Chemdraw dan penyiapan reseptor sefotaksim dengan kode ID PDB. Dengan metode docking ini dapat diprediksi afinitas obat dan reseptornya, jenis ikatan, gugus farmakofor, dan asam amino pada reseptor yang berikatan dengan obat (Molegro, 2011).

Keywords


Reseptor, Sefotaksim, Docking

Full Text:

PDF