Pengetahuan dan Perilaku Cuci Tangan Pada Anak Sekolah Dasar di Kota Malang

Indah Dwi Pratiwi

Abstract


Cuci tangan merupakan aktivitas mencuci tangan memakai sabun selama kurang lebih 15 – 20 detik dan dibilas dengan menggunakan air bersih mengalir. Selain sabun dan air dapat juga menggunakan sabun yang mengandung alkohol (Evan-Smith, 2005: 262-265). Centers for Disease Control and Prevention (2002) menyatakan bahwa mencuci tangan adalah cara yang paling efektif untuk mengontrol penyebaran dari mikrorganisme patogen penyebab penyakit. Data survei oleh Baseline Environmental Services Program (BESP) USAID pada tahun 2008 menyatakan kesadaran masyarakat Indonesia saat ini untuk cuci tangan pakai sabun pada waktu-waktu penting masih sangat rendah. Kebiasaan kurang hygiene ini menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat terutama munculnya penyakit yang berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat yang rendah salah satunya yaitu diare. Rumusan masalah: Bagaimana pengetahuan anak sekolah dasar mengenai cuci tangan yang benar dan perilaku cuci tangan pada anak sekolah dasar. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Total sampel sejumlah 79 anak. Analisis data menggunakan statistic descriptive berupa distribusi frekuensi untuk mendeskripsikan pengetahuan dan perilaku cuci tangan pada anak sekolah dasar di Kota Malang. pengetahuan anak sekolah dasar tentang cuci tangan menunjukkan pengetahuan yang baik atau 65% dari total responden. 59% diantaranya mempunyai dan menunjukkan perilaku cuci tangan yang cukup baik.

Keywords


Pengetahuan, Perilaku, Cuci Tangan, Anak Sekolah Dasar

Full Text:

PDF