Hubungan Pengetahuan dengan Self-awareness Pasien Diabetes Tipe 2 Terhadap Konsumsi Makanan dan Minuman Sebagai usaha Preventif Penyakit Ginjal Kronis (PGK)

Henik Tri Rahayu, Lilis Setyowati

Abstract


Diabetes merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan berkelanjutan. Pentingnya menghindari makanan yang mengandung tinggi fosfat dan Na pada penderita DM untuk mencegah mereka mengalami penyakit ginjal kronis. Kesadaran yang rendah biasanya disebabkan oleh pengetahuan yang kurang. Mengembangkan kesadaran terhadap makanan dan minuman yang mengandung banyak penambahan fosfat dan natrium menjadi sangat penting karena menyebar luasnya penggunaan fosfat untuk mengawetkan makanan olahan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan self-awareness pasien diabetes type 2 terhadap konsumsi makanan dan minuman sebagai usaha preventif penyakit ginjal kronis (PGK).Design penelitian ini adalah deskriptif-korelatif dengan pendekatan cros-sectional study pada 78 penderita DM di wilayah Malang yang diambil dengan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan diabetes yang masih kurang (n:47 ; 60,3%) dan mayoritas responden self-awareness/kesadaran yang tinggi terhadap pola konsumsi makanan yang mengandung tinggi fosfat dan natrium (n:63 ; 80.8%).hasil Pearson Chi-Square 3.182 dengan p-value .074, sehingga dapat ditarik kesimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan diabetes dengan self-awareness pola konsumsi makanan yang mengandung tinggi fosfat dan natrium.Tidak adanya hubungan dapat dikarenakan mayoritas responden adalah lansia, berpendidikan rendah, masyarakat pedesaan dan dalam ekonomi menengah ke bawah yang cenderung kurang menyukai jenis makanan olahan dan cepat saji seperti orang perkotaan.

Keywords


diabetes, PGK, pengetahuan, kesadaran konsumsi fosfat dan natrium

Full Text:

PDF