PENYELESAIAN SENGKETA TANAH WARIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MADURA

Uswatun Hasanah, Mohammad Amir Hamzah, Mufarrijul Ikhwan

Abstract


Masyarakat Madura memiliki kearifan lokal yang dikenal dengan “bhuppa’bhabhu’ ghuru rato” sebagai nilai-nilai penghormatan kepada orang tua, guru ngaji (keyae), dan pimpinan formal. Kearifan lokal ini merupakan nilai-nilai yang dijadikan panduan dalam penyelesaian sengketa, termasuk sengketa tanah waris. Sebagai masyarakat petani, tanah merupakan benda yang penting bagi masyarakat Madura. Namun, adanya perkembangan jaman serta kebiasaan masyarakat Madura yang suka merantau keluar negeri membawa implikasi pada tanah yang ditinggalkan berpotensi timbulnya sengketa, baik sengketa yang timbul karena adanya hubungan hukum yang dibuat sebelumnya maupun karena tidak adanya hukum hukum sebelumnya. Berkaitan dengan itulah, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (a) bagaimanakah tipologi sengketa tanah waris pada masyarakat Madura; (b) bagaimana peran kearifan lokal dalam penyelesaian sengketa tanah waris pada masyarakat Madura. Penelitian ini menggunakan metode sosiolegal research. Untuk memperoleh data primer, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada informan kunci, para pihak yang bersengketa, dan tokoh masyarakat. Untuk memperoleh data sekunder dilakukan melalui studi dokumen. Data primer dan data sekunder yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) tipologi sengketa tanah waris pada masyarakat Madura yaitu sengketa tanah diantara ahli waris, sengketa tanah ahli waris dengan orang lain, dan sengketa tanah ahli waris dengan pihak pemerintah daerah. Adapun peran kearifan lokal dalam menyelesaikan sengketa tanah waris pada masyarakat Madura bahwa penyelesaian sengketa itu dilakukan secara damai dan musyawarah untuk mufakat. Pihak yang berperan dalam penyelesaian sengketa tanah pada masyarakat Madura adalah Klebun/kepala desa, dan Keyae/Kiai.

Keywords


kearifan lokal, masyarakat Madura, penyelesaian sengketa,tanah waris

Full Text:

PDF