MAKNA DAN GAYA BAHASA REGISTER BAHASA TENTARA DI POMDAN III SILIWANGI

Toni Heryadi

Abstract


Bahasa tentara memiliki variasi pemakaian yang berbeda dari bahasa sehari-hari. Bahasa tentara biasa kita kenal dengan istilah bahasa sandi. Salah satu tujuan bahasa sandi adalah agar percakapan mereka tidak dapat dipahami oleh orang yang bukan komunitasnya (bersifat rahasia). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan proses pembentukan, makna, dan gaya bahasa tentara di lingkungan POMDAM III Siliwangi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak, sedangkan metode dalam analisis data adalah metode padan dan analisis distribusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses pembentukan bahasa sandi tentara mengacu pada asosiasi benda yang akan dibandingkan. Register yang terbentuk bisa berupa kata dasar, afiksasi, reduplikasi, abreviasi, (2) makna yang terkandung dari bahasa sandi tentara dapat berubah-ubah sesuai dengan kegiatan, instansi, dan instruksi komandan, (3) gaya bahasa yang ditemukan pada sumber data adalah hiperbola, metonimia, personifikasi, sinekdok, alusi, simile, aliterasi, apizeuksis, repetisi.

Keywords


register bahasa tentara, makna, dan gaya bahasa

Full Text:

PDF