EFISIENSI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA BUDIDAYA IKAN LELE SISTEM BIOFLOK UKM MINA MANDIRI PASURUAN

Anik Martinah Hariati, Dewa Gede Raka Wiadnya, Eny Dyah Yuniwati, Yayuk Ngesti Rahayu, Ruslan Fielano

Abstract


Sejalan dengan berkembangnya kebutuhan akan protein hewani dan industri kuliner di Jawa Timur, mendorong permintaan komoditas ikan lele terus meningkat. Hal ini mendorong kegiatan budidaya ikan di kolam. Pakan merupakan factor pembatas dimana kebutuhan beaya operasional mencapai hampir 60%, sehingga dengan meningkatnya harga pakan di pasaran maka margin usaha semakin menyempit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pakan dengan memanfaatkan probiotik sebagai starter dalam budidaya sistem bioflok. Pembuatan pakan mandiri dengan introduksi mesin pellet dan penggunaan bahan lokal yang dikombinasi dengan probiotik merupakan alternative yang dapat membantu mengatasi permasalahan pakan. Kegiatan budidaya dilakukan pada luasan kolam 60 m2 dengan padat penebaran 300 ekor per m2. Selama masa budidaya 3 bulan diberi pakan 3-5% per hari. Produksi yang dihasilkan 1,7 ton ukuran konsumsi dengan menghabiskan pakan sebanyak 1,8 ton. Harga jual ikan ukuran konsumsi Rp 14.700 per kg, sehingga didapatkan margin keuntungan sebesar Rp 8,5 juta per siklus budidaya

Keywords


analisis usaha, pakan mandiri, pembesaran lele, probiotik

Full Text:

PDF