PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUNGKUSAN BUAH DAN PRODUKSI MANGGA DILUAR MUSIM

Syarif Husen, Erny Ishartati, Sukardi .

Abstract


Potensi produksi dan prospek ekonomis mangga di kabupaten Situbondo ditandai dengan tingginya permintaan mangga yang berkualitas untuk pasar dalam negeri maupun ekspor, sehingga mangga ditetapkan sebagai komoditas buah unggulan, namun demikian peluang tersebut belum dapat tercapai karena sebagian besar produktivitas buah/pohon masih rendah( dibawah 60 kg/pohon) serta mutu buah juga masih rendah, hal ini diakibatkan belum diterapkannya teknologi budidaya yang baik dan benar . Sebagian besar produksi masih bersumber dari kebun produksi tradisional atau masyarakat yang sama belum mengenal dan menerapkan teknologi budidaya yang baik dan benar serta inovatif. Melihat potensi dan peluang usaha produksi mangga berkualitas, Tim FPP-UMM bekerjasam Dinas Pertanian Tanaman Pangan,Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo serta musyawarah dengan para kelompok tani, maka ditetapkan kelompok Tani Adil Dan Pasti jaya II sebaga rintisan awal kelompok tani binaan, Permasalahan yang dihadapi mitra adalah : (1)Produktivitas tanaman rendah dan harga pada saat panen raya sangat murah,(2) Kualitas mangga yang dihasilkan masih rendah,(3) Petani belum menerapkan manajemen dalam pra dan pasca panen untuk meningkatkan kualitas buah mangga. Hasil penerapan penggunaan zat pengatur tumbuh paklobutrazol menunjukkan pembungaan yang lebih awal dan serentak yaitu dua bulan lebih awal dibandingkan dengan tanpa pemberian paklobutrazol. Petani mau dan mampu menggunakan teknologi pembungkusan buah untuk meningkatkan kualitas buah, terutama pada kenampakan atau daya tarik buah. Dari berbagai jenis bahan pembungkus petani lebih memilih jenis pembungkus kain tangerine, karena mudah aplikasinya dan kualitas huah hasil pembungkusan lebih baik.

Keywords


Mangga, Paklobutrazol, Pembungkusan Buah

Full Text:

PDF