PEMBUATAN, APLIKASI MOL, DAN PESTNAB TERHADAP SERANGAN TUNGAU SERTA KUTU TANAMAN CABE

Sufianto ., Sri Mursiani Arifah, Kholieq Amrullah

Abstract


Penggunaan pupuk kimia dan pestisida terus menerus menyebabkan kemampuan lahan makin berkurang dan muncul hama yang tahan akan pestisida. Petani cabe selalu mendapat serangan kutu dan tungau, hama ini dapat mengurangi hasil berkisar 10-30%, bahkan gagal panen, untuk mengatasi adalah dengan cara mengendalikan atau mengobatai jika terserang dengan pestisida nabati (PESNAB) dengan bahan daun kates dan memulihkan kemampuan lahan dengan memberikan MOL. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pendampingan kelompok tani yang menanam cabe sejak awal hingga panen. Selama penanaman dilakukan usaha pencegahan dan usaha pengobatan dengan Pesnab serta mengembalikan kemampuan lahan dengan memberikan MOL. Usaha pencegahan dilakukan penyemprotan dilakukan 7 hari sekali dan pemberian MOL 15 hari sekali. Sedangkan usaha pengobatan dilakukan penyemprotan Pesnab 3 hari sekali dan pemberian MOL 7 hari sekali. Hasil kegiatan dapat disimpulkan dengan penyemprotan dengan PESNAB dan pemberian MOL tanaman cabe terhindar dari serangan kutu dan tungau walau ada tanaman masih yang terserang tetapi masih dapat dipanen hasilnya.

Keywords


MOL dan Pesnab organic

Full Text:

PDF