MEDIA DARI KULIT SINGKONG UNTUK PERTUMBUHAN Saccharomyces cerevisiae DAN APLIKASI PADA ROTI

Mochammad Wachid, Diana Ayu Ningrum

Abstract


Dalam bidang mikrobiologi untuk menumbuhkan mikroorganisme diperlukan suatu media sebagai tempat pertumbuhan. Media yang sering digunakan yaitu media PDA, akan tetapi memiliki kelemahan harganya yang mahal. Maka dari itu diperlukan alternatif lain sebagai pengganti media PDA yaitu media dari kulit singkong. Pembuatan media dari kulit singkong perlu ditambahkan nutrisi untuk menunjang pertumbuhan mikroorganisme. Nutrisi yang penting untuk pertumbuhan mikroorganisme adalah Nitrogen dan Fosfat. Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Menggunakan dua faktor yaitu konsentrasi urea dan konsentrasi KHPO4. Parameter penelitian dilakukan secara dua tahap yaitu tahap pertama setelah media kulit singkong jadi dilakukan pengamatan bentuk koloni, pengamatan warna koloni dan perhitungan jumlah koloni. Perlakuan media kulit singkong yang terbaik selanjutnya akan dibandingkan dengan media PDA untuk diaplikasikan pada pembuatan roti. Tahap kedua setelah roti dibuat dilakukan analisis daya kembang roti, analisis gula reduksi, analisis kadar air, analisis kadar abu, analisis kadar lemak, analisis kadar protein, uji organoleptik (keseragaman pori, rasa, aroma, tekstur ). Hasil pengamatan mikroskopis koloni Saccharomyces cerevisiae menunjukkan bahwa terdapat kesamaan bentuk dan warna antara yang tumbuh dimedia PDA dengan yang tumbuh dimedia kulit singkong Hasil perhitungan jumlah koloni Saccharomyces cerevisiae menunjukkan bahwa media kulit singkong dengan perlakuan U3P3 memiliki jumlah koloni terbanyak yaitu 1,05 X 104 CFU/ml sedangkan media PDA memiliki jumlah koloni sebanyak1,14 X 104 CFU/ml. Sedangkan perbandingan hasil pengaplikasian pada roti perlakuan PDA sebagai kontrol memiliki hasil lebih baik daripada perlakuan U3P3.

Keywords


Media PDA, Media Kulit Singkong, Nitrogen, Fosfat, Roti

Full Text:

PDF