PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI, DI KECAMATAN KARANGPLOSO, KABUPATEN MALANG.

Lilia Fauziah, Dyah Prita Saraswati, Ajun Prayitno, Ratih Kusumasari Ndaru, Rika Asnita

Abstract


Pemupukan merupakan komponen yang sangat penting dalam pertanian, karena pemupukan merupakan salah satu komponen yang dapat meningkatkan hasil yang sangat nyata, terutama untuk tanaman padi. Pemberian dosis pupuk yang tidak tepat dapat mengakibatkan biaya produksi yang semakin tinggi tetapi tanaman semakin rawan terserang hama dan penyakit. Selain memerlukan unsur makro N, P dan K untuk tumbuh dengan baik tanaman juga memerlukan pupuk organik, menurut Permentan 70/2011 pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan/atau bagian hewan dan/atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair, dapat diperkaya dengan bahan mineral dan/atau mikroba, yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah serta memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh dan manfaat pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil padi. Percobaan dilaksanakan kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Percobaan dilaksanakan pada musim penghujan (MH) 2016-2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 9 perlakuan yang diulang 3 kali, kemudian data dianalisa dengan ANOVA dilanjutkan Uji Beda Nyata Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penambahan pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil padi. Pemupukan sesuai anjuran yaitu Urea 300 kg/ha + KCl 50 kg/ha + SP36 50 kg/ha yang diikuti dengan pemberian pupuk organik cair dengan dosis 4 ml/L menghasilkan performa tanaman padi yang paling baik dan hasil yang paling tinggi, yaitu 11,54 ton/ha.

Keywords


padi, pupuk organik cair.

Full Text:

PDF