ANALISIS TATANIAGA BUAH NAGA ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI DI KABUPATEN BANYUWANGI

Ardito Atmaka Aji, Kurniawan Muhammad Nur

Abstract


Banyuwangi merupakan salah satu daerah penghasil buah naga di Indonesia. Buah naga hasil produksi Banyuwangi memiliki keunggulan yaitu rasa lebih manis, ukuran buah besar, dan tidak tergantung musim. Tataniaga merupakan proses gerakan perpindahan produk dari sektor produsen kegiatan sektor konsumen serta segala kejadian dan perlakukan yang dialami oleh produk sehingga lebih effisien dalam sistem distribusinya. Akan tetapi sistem tataniaga yang ada saat ini terlalu panjang dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model tataniaga buah naga organik yang paling effisien di Kabupaten Banyuwangi sehingga usahatani ini mempunyai keuntungan yang lebih baik bagi petani, khususnya petani buah naga organik. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani buah naga organik di Kabupaten Banyuwangi. Data penelitian bersumber dari data Primer berupa wawancara dan memberikan kusioner kepada petani buah naga organik serta lembaga-lembaga yang terlibat seperti pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer. Data sekunder berasal dari sumber lain yang terkait seperti Disperindag Kabupaten Banyuwangi, data statistik, buku literatur dan studi empiris. Adapun alat analisis yang akan diterapkan adalah analisis margin tataniaga, analisis farmer’s share dan analisis rasio keuntungan serta biaya. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi tataniaga untuk komoditas buah naga organik adalah saluran tataniaga satu. Saluran tataniaga I memiliki marjin tataniaga terkecil sebesar Rp.5300/Kg, nilai farmer’s share tertinggi sebesar 80%, dan memiliki nilai rasio keuntungan dan biaya terbesar yaitu 14,3 dibandingkan saluran yang lain. Rasio keuntungan dan biaya yang tinggi secara langsung dapat meningkatan kesejahteraan petani khususnya petani buah naga organik.

Keywords


Buah Naga Organik, Kesejahteraan Petani, Tata Niaga.

Full Text:

PDF