PENGARUH MINUMAN PROBIOTIK SIRSAK GUNUNG (Annona Montana Macf.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) DAN SUPEROKSIDA DISMUTASE (SOD)

Ambar Fidyasari, Meiria Istiana Sari, Dyah Eka Wahyu

Abstract


Sirsak Gunung (Annona Montana Macf.) merupakan tanaman tropis yang digunakan sebagai antioksidan mengandung senyawa terpenoid. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh. Buah sirsak gunung yang dirubah dalam bentuk minuman probiotik memiliki fungsi lebih karena mengandung bakteri Lactobaccillus casei yang bermanfaat bagi tubuh yakni dapat mempermudah penguraian protein, lemak dan mempermudah penyerapan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minuman probiotik buah Sirsak Gunung terhadap kadar MDA dan SOD. Kadar MDA sebagai parameter stresoksidatif dan SOD merupakan antioksidan Alami yang dihasilkan tubuh. Penelitian ini menggunakan tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar jantan yang terbagi dalam 3 kelompok, kontrol positif, kontrol negatif yang diinduksi minyak jelantah 2,5ml/200g BB, kelompok perlakuan diinduksi minyak jelantah 2,5ml/200g BB pada pagi hari dan 1,4ml/200g BB pada siang hari. Analisis kadar MDA dan SOD dilakukan pada organ hepar menggunakan spektrofotometri dan analisa data Kadar MDA, SOD dianalisis mengunakan uji t-test. Kesimpulan hasil analisis kadar MDA memiliki pengaruh karena terjadi penurunan dengan rata-rata nilai absorbansi kelompok kontrol positif 0.145 dan kelompok perlakuan 0.112 sedangkan kadar SOD memiliki pengaruh jika terjadi peningkatan namun pada minuman probiotik buah sirsak gunung memiliki pengaruh karena terjadi penurunan antara kelompok kontrol positif 0.665 dan kelompok perlakuan 0.409.

Keywords


Annona Montana Macf, MDA (Malondialdehid), Probiotik, superoksid dismutase (SOD)

Full Text:

PDF