SISTEM MONITOR DAN DENDA PELANGGARAN BATAS KECEPATAN KENDARAAN UMUM TERMONITOR KE WEBSITE

B. S. Rahayu Purwanti, Britantyo Wicaksonsono, Astri Listiani, Barlin Herdian

Abstract


Penelitian ini membahas tentang pemonitor kecepatan putar motor DC sebagai penggerak kendaraan umum. Laju kendaraan umum perlu dibatasi untuk mengantisipasi kecelakaan akibat human error dari pengemudi. Bus angkutan umum yang tidak menggunakan jalur khusus masih belum tertib. Sikap dan tabiat pengemudinya seperti supir metromini walaupun sudah berubah namanya sebagai Trans. Pengemudi ngebut saat jalanan sepi, lajunya melewati batas maksimum kecepatan (50 km/j). Pelanggaran moda transportasi ini perlu diantisipasi, terutama pada pemberian sanksi bagi pengemudi. Sanksi diberlakukan bagi pengemudi yang melampaui batas kecepatan dan atau berlebihnya jumlah penumpang. Rancangbangun alat ini penting untuk memodelkan sistem peringatan kepada pengemudi Trans dan mengantisipasi pelanggaran batas kecepatan. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2013; kecepatan maksimum 50 km/j berkendara di jalan umum. Jika kecepatannya melebihi batas tersebut disebut pelanggaran dan dapat dikenakan sanksi kepada pengemudinya. Metode penelitian; merancangbangun alat pendeteksi kecepatan motor DC yang terkoneksi ke internet. Putaran motor DC dideteksi oleh sensor rotary encoder. Pulse luaran rotary dikonversi oleh mikrokontroler rusberry-Pi sebagai data output pengukuran. Hasil pengukuran disimpan ke database server melalui koneksi intrnet dan dapat diakses di website. Website menampilkan rekapitulasi data pelanggar yang melampaui batas (> 47 km/jam) dan diberlakuan denda sesuai pelanggarannya. Sistem diuji dengan perubahan beban masa dan dilengkapi HMI LabVIEW untuk mengilustrasikan peringatan, bunyi buzzer dan indikator speedometer. Indicatornya bergerak sesuai kecepatan putar motor. Alat.sistem berhasil diuji dan dikondisikan pada batas kecepatan 47 km/jam. Buzzer on/aktif berbunyi bersamaan dengan indikator kecepatan >47 km/jam, sanksi pelanggaran berupa denda dikirim via SMS dan dapat diakses di website.

Keywords


motor DC, kecepatan, pelanggaran, pemonitor, sanksi

Full Text:

PDF