MODEL DESA MANDIRI ENERGI : DEMPLOT BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK

Moh . Zali, A.yudi Heryadi, M. Irfan ., Henik Sukorini, Dyah Erni W

Abstract


Desa Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang merupakan salah satu desa bina mitra yang menjadi sasaran kegiatan. Hasil evaluasi program Ipteks bagi Wilayah (IbW) Kec. Camplong Sampang Madura tahun pertama 2016, Desa Tambaan dikembangkan menjadi Model Desa Mandiri Energi (DME) berbasis biogas limbah peternakan, dan bisa diterapkan dalam skala rumah tangga produktif (Madura:Taneyan Lanjeng). Model Desa mandiri Energi yang dikembangkan menitikberatkan pada rekayasa sosial (social engineering) untuk membangun kemandirian masyarakat guna mengurangi tingkat ketergantungan pada pihak lain, baik dari aspek teknis, finansial, maupun mengurangi konflik sosial sebagai dampak eksistensi peternakan diwilayah padat penduduk untuk menjamin keberlanjutan usaha peternakan dan DME itu sendiri. Metode pengembangan DME berbasis biogas di Desa Tambaan didasarkan pada participatory based action research (kaji terap partisipatif), yaitu proses kolaborasi antara peneliti di perguruan tinggi dan masyarakat peternakan . Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan pengetahuan praktis yang dimiliki oleh masyarakat peternakan (indigenous knowledge) dengan teknologi yang akan diterapkan. Metode ini bersifat kontraktual, konsultatif, kolaboratif dan kolega. Hasil pengabdian melalui penyuluhan, tanya jawab dan pengamatan langsung selama kegiatan berlangsung, memberikan hasil sebagai berikut: a.Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta dalam pemanfaatan limbah peternakan. b.Meningkatnya keterampilan petani dalam tatakelola limbah sehingga dimungkinkan peserta dapat memanfaatkan slurry biogas yang ada menjadi pupuk organik. c. Membangun kemandirian teknologi yang berkelanjutan dalam kebutuhan energi dan usaha peternakan. d. Meningkatkan pendapatan petani dengan konversi nilai manfaat limbah peternakan dari analisa usaha tani yang dilakukan.

Keywords


Biogas, DME, IbW, Pupuk Organik

Full Text:

PDF