HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN KEJADIAN KOMPLIKASI DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS

Erni Setiyorini, Ning Arti Wulandari

Abstract


Perubahan fisiologis yang terjadi pada lansia, menyebabkan fungsi berbagai organ tubuhnya mengalami penurunan. Penurunan fungsi fisiologis pada sistem endokrin, gaya hidup yang tidak sehat pada lansia berpotensi menimbulkan penyakit diabetes mellitus tipe 2. Penatalaksanaan DM tipe 2 yang kurang optimal akan menimbulkan berbagai komplikasi, diantaranya yaitu retinopati, penyakit jantung dan gagal ginjal. Kualitas hidup lansia sangat dipengaruhi oleh status kesehatannya. Pada lansia dengan DM tipe 2 kualitas hidup dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya yaitu lama menderita penyakit dan komplikasi yang timbul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui hubungan antara Hubungan lama menderita dan komplikasi diabetes mellitus tipe 2 dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes mellitus tipe 2 yang berobat di poli penyakit dalam RSD Mardi Waluyo Blitar. Desain dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita DM tipe 2 yang berobat di poli penyakit dalam RSD Mardi Waluyo Blitar sebanyak 300 orang, dengan teknik sampling accidental sampling diperoleh sampel sebanyak 100 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner data umum dan kuesioner WHOQoL. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lama menderita dengan kualitas hidup lansia penderita DM tipe 2 (p=0,692), dan tidak ada hubungan antara kejadian komplikasi DM dengan kualitas hidup lansia penderita DM tipe 2 (p=0,545). Terdapat faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dengan DM tipe 2. Diharapkan lansia dengan DM tipe 2 dapat menjalankan gaya hidup yang sehat, keluarga memberikan dukungan dan dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan dalam penatalaksanaan DM tipe 2, sehingga kualitas hidup lansia penderita DM baik.

Keywords


DM tipe 2, komplikasi, kualitas hidup, lama menderita, lansia

Full Text:

PDF