IBM TEH KLARAS SEBAGAI INOVASI BARU DALAM UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN JATEN

Anif Nur Artanti, Fea Prihapsara

Abstract


Pemberdayaan kegiatan masyarakat mengenai penanaman tanaman obat telah dirintis di Desa Brujul yang terletak di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Saat ini terdapat kelompok pemberdayaan masyarakat yakni PKBM Al Hikmah di Dusun Soka, Desa Brujul (UKM Mitra 1) dan CV Andromeda selaku UKM mitra 2 yang bersama-sama melakukan edukasi kepada masyarakat khususnya dalam bentuk pengenalan inovasi baru maupun diversifikasi usaha masyarakat dalam bidang obat tradisional. Permasalahan di lapangan menunjukkan bahwa banyak ditemukan daun pisang kering (klaras) baik di pekarangan masyarakat maupun yang tumbuh liar di sepanjang jalan yang tidak termanfaatkan. Daun pisang kering tersebut akan membusuk apabila tidak digunakan dan menjadi limbah. Daun pisang kering mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin dengan senyawa utama adalah alantoin yang dapat dimanfaatkan sebagai antiradang. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini antara lain: Produk teh klaras yang dibuat setelah diuji antioksidan memiliki potensi yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 70,90 ppm, pelatihan pembuatan teh dalam kemasan kantong teh celup, sanitasi higiene dan dokumentasi; dan transfer teknologi dengan metode pengeringan daun pisang dengan oven sehingga lebih higienis dan suhu pengeringan yang stabil. Melalui program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan alternatif usaha perekonomian baru di masyarakat.

Keywords


teh klaras, diversifikasi, teknologi tepat guna.

Full Text:

PDF