PENDAMPINGAN DESA ALO – ALO MELALUI KEGIATAN REHABILITASI MANGROVE DAN PENYUSUNAN PERATURAN DESA

Eddy Hamka, Fajriah ., Laode Mansyur

Abstract


Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem penting didaerah pesisir baik ditinjau dari aspek ekologi, ekonomi dan sosial. Salah satu desa pesisir yang memilki potensi hutan mangrove di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara yaitu Desa Alo-Alo yang secara eksisting telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan penangkapan kepiting, kayu bakar dan tambak dan kondisinya saat ini telah mengalami kerusakan. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini yaitu (1) merehabilitasi kembali ekosistem mangrove yang telah rusak dan membantu serta menfasilitasi penyusunan peraturan desa terkait pemanfaatan dan pengelolaan ekosistem mangrove di Desa Alo-Alo. Kegiatan dilaksanakan antara bulan April – Agustus 2017 di Desa Alo – Alo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.Pendekatan yang digunakan yaitu pemberdayaan masyarakat secara partisipatif. Kegiatan yang dilakukan meliputi (1) survey kondisi eksisting hutan mangrove, (2) observasi calon lokasi rehabilitasi mangrove, (3) penanaman mangrove, (4) pembuatan draft peraturan desa, (5) pembahasan draft peraturan desa, (6) penetapan peraturan desa tentang pengelolaan dan pemanfaatan hutan mangrove di Desa Alo – Alo. Hasil yang dicapai antara lain (1) jenis mangrove di Desa Alo-Alo didominasi oleh Rhizophora sp, Bruguiera sp dan Sonneratia sp, (2) luas area rehabilitas mangrove yaitu 6,89 ha dengan jumlah bibit yang ditanam dan tumbuh dengan baik sebanyak 68.762 jenis Rhizophora sp, dan (3) terbentuknya peraturan desa tentang pengelolaan dan pemanfaatan hutan mangrove di Desa Alo-Alo dengan luas kawasan 100,82 ha yang terdiri dari zona pemanfaatan dan zona konservasi.

Keywords


Desa Alo-Alo, pendampingan desa, peraturan desa, rehabilitasi mangrove

Full Text:

PDF