DISTRIBUSI DAN AKUMULASI KROM DI LINGKUNGAN KAWASAN INDUSTRI KULIT DESA BANYAKAN

Djoko Rahardjo, Aniek Prasetyaningsih

Abstract


Kecenderungan meluasnya distribusi serta meningkatnya konsentrasi dan akumulasi krom dilingkungan menjadi ancaman potensial bagi kesehatan masyarakat di sekitar kawasan industri. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring lanjutan untuk mengetahui pola pencemaran krom dilingkungan. Penelitian dilakukan kawasan aliran pembuangan limbah cair industri kulit yang berada di desa Banyakan yang meliputi 5 titik pengambilan sampel dengan jenis media yaitu  sampel air, sedimen, tanah, tanaman, hewan serta kuku dan rambut.  Prosedur analisa  Cr  untuk sampel air berdasar pada APHA/AWWA/WEF Standard Methods, 20th Edition, 2001. Konsentrasi logam berat dianalisis dengan menggunakan Atomic Absorption Spectrometer (AAS), tipe flame  dengan sistem duplo.  Dari penelitian diketahui bahwa krom   dari pembuangan limbah cair industri penyamakan kulit di dusun Banyakan merupakan sumber utama   krom di lingkungan dan   terdistribusi dalam  komponen lingkungan seperti air (8.83 mg/l), sedimen (89.22 mg/kg), tanah (15.67 mg/kg), air sumur (0.43 mg/l), tanaman (3.43 mg/kg), hewan akuatik (8.6 mg/kg). Krom pada sedimen, tanaman, dan hewan akuatik memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dibanding  hasil  penelitian tahun 2014 dan 2015.  Akumulasi krom juga ditemukan  pada rambut dan kuku   masyarakat desa Banyakan. Namun demikian   buangan limbah PT B dan konsentrasi krom dalam air sungai yang relatif berfluktuasi.

Keywords


akumulasi; banyakan; distribusi; krom

Full Text:

PDF