Kajian Kompetensi Guru tentang Laboratorium IPA di SMP dan SMA di Malang

Eko Cahyono

Abstract


Pengembangan profesi  merupakan kegiatan guru dalam rangka  pengamalan ilmu dan pengetahuan, teknologi dan  ketrampilan untuk meningkatkan  mutu baik bagi proses belajar mengajar dan profesionalisme tenaga kependidikan lainnya maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan dan kebudayaan (Depdiknas, 2008). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian adalah untuk  mendiskripsikan latar belakan pendidikan dan kemampuan kognitif guru tentang laboraorium pada sekolah menengah di wilayah Malang.  Penelitian ini adalah korelasional kausal untuk melihat faktor latar belakang pendidikan guru dan kemampuan kognitif guru terhadap keprofeionalan guru tentang laboratorium pada tingkat  SMP dan  SMA di Wilayah Malang.Data observasi bila dilihat dari latar belakang pendidikan dan tingkat pengetahuan (kognitif) para guru, maka ada korelasi positif, guru sudah memenuhi standart pada tingkat S1, dan tingkat pengetahuan kognitif tentang laboratorium pada kisaran baik dan sangat baik, tetapi dari pengalaman mendapatkan pelatihan didapat berdasarkan data 50% guru belum pernah mengikuti pelatihan tentang laboratorium. Penyelenggara pelatihan 65% adalah Diknas kabupaten, 20% PKG dan Perguruan tinggi masih sedikit, 15%. Lama pelatihan antara 1-2 hari.  Berdasarkan data-data yang  didapat, maka diharapkan bagi Diknas terkait dan juga perguruan tinggi, memprogramkan peningkatan kompetensi keprofesional guru IPA tentang Laboratorium melalui pelatihan-pelatihan yang intensif dan dengan waktu yang sesui dengan kompetensi yang diharapkan. Program pelatihan diharapkan akan meningkatkan kompetensi guru dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Full Text:

PDF

References


Arikunto,S, 1993. Manajemen Pengajaran Secara manusiawi, Jakarta : Rineksa Cipta

Depdiknas.2008. PedomanPenyusunan Portofolio. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

Danim, Sudarwan. 2002. Inovasi Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Profesionalisme

Tenaga Kependidikan. Bandung.

Pustaka Setia.

Fattah, Nanang. 2009. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda

Karya.

Furchan,A.1982.Pengantar Penelitian Pendidikan. Usaha Nasional. Malang.

Hamalik, Oemar. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta. Bumi Aksara

Rindermann, H.2008. Relevance 0f Education and Intelligence at the National Level for Economi Welfare of People. Intellegence,(36):127-742.

Saputro, B. 2013. Efektifitas Model Manajemen Pelatihan Alat Peraga IPA Melalui Pendekatan Kontekstual dalam rangka Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru IPA Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Penelitian Individual. DIPA STAIN Salatiga.

Saud, U. S. 2009. Pengembangan Profesi Guru. Bandung: Alfabeta.

Surya, M.2003. Percikan Perjuangan Guru. Semarang : Aneka Ilmu

Uno, H. B. 2010. Profesi Kependidikan Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA