Kemampuan absorben arang aktif ampas kopi dalam mengurangi kadar limbah industri laundry

Risca Suhariyanto, Elly Purwanti, Dwi Setyawan, Fendy Hardian Permana

Abstract


Limbah cair laundry selain merugikan lingkungan juga dapat merusak ekosistem badan air akan tetapi belum ada solusi untuk mengatasi limbah cair laundry tersebut, karena itu pembuatan absorben arang aktif ampas kopi digunkan untuk menurunkan kadar limbah industri laundry. Penurunan kadar limbah Berfokus pada pengurangan nilai BOD, DO, TSS, E. coli, Kekeruhan, pH, suhu dan bau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan sapel limbah cair laundry sebanyak 24 liter dari Desa Landungsari, Kota Malang menggunakan teknis analisis data two-way ANOVA dan uji lanjut Duncan untuk analisis parametrik dan Wilcoxon untuk analisis nonparametrik. Hasil yang didapatkan adalah perbedaan jenis arang aktif ampas kopi yang digunkan yaitu arabika dan robusta memiliki kecondongan lebih efektif arang aktif ampas kopi arabika dibanding arang aktif robusta dalam penyerapan kandungan limbah cair laundry. Sesuai uji lanjut Duncan dan Wilcoxon yaitu arang aktif ampas kopi arabika lebih efektif daripada arang aktif robusta dengan variasi waktu optimal yaitu 20 menit. Hasil penelitian ini juga dapat dimanfaatkan menjadi sumber belajar biologi.

Full Text:

PDF

References


Argita, D. (2016). Fitoremediasi tanah inceptisols tercemar limbah laundry dengan tanaman kenaf ( hibiscus cannabinus l .). Jurnal Lingkungan Hidup. 16(1), 33–43. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=FITOREMEDIASI+TANAH+INCEPTISOLS+TERCEMAR+LIMBAH+LAUNDRY+DENGAN+TANAMAN+KENAF&btnG=

Arsa, A. K., Rianto, C., & Hidayat. (2019). Efisiensi penyerapan phospat limbah laundry menggunakan kangkung air (ipomoea aquatic forsk) dan jeringau (acorus calamus). Teknik Kimia, 1(1).

Assiddieq. (2017). the use of silica sand , zeolite and active charcoal to reduce bod , cod and tss of laundry waste water. Indonesian Journal of Biology Education, 3(3), 202–207. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=the+use+of+silica+sand+%2C+zeolite+and+active+charcoal+to+reduce+bod+%2C+cod+and+tss+of+laundry+waste+water&btnG=

Atima. (2015). Bod dan cod sebagai parameter pencemaran air dan baku mutu air limbah. Jurnal Biology Science, 4(1), 83–93. Retrieved from https;//iain-ambon.ac.id

Baquero, M. C. (2003). Acti v ated carbons by pyrolysis of coffee bean husks in presence of phosphoric acid, 70, 779–784. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Acti+v+ated+carbons+by+pyrolysis+of+coffee+bean+husks+in+presence+of+phosphoric+acid&btnG=

Budi, F. (2012). Pengaruh penambahan ni , cu dan al dan waktu milling pada mechanical alloying terhadap sifat absorpsi dan desorpsi mg sebagai material penyimpan oxygen. Jurnal Teknik ITS, 1(1). Retrieved from http://mat-eng.its.ac.id.314.12

Fathul, E., & Septiyanto, A. (2012). Pengaruh suhu dan tingkat keasaman (ph) pada tahap pralakuan koagulasi (koagulan aluminum sulfat) dalam proses pengolahan air menggunakan membran mikrofiltrasi polipropilen hollow fibre. Petrokimia, 2(1).

Febrina, R. (2013). Perbandingan limbah dan lumpur aktif terhadap pengaruh sistem aerasi pada pengolahan limbah cpo. Konversi, 2(1).

Fernianti, D. (2013). Analisis kemampuan adsorpsi karbon aktif dari ampas kopi bubuk yang sudah diseduh. Berkala Teknik, 3(2), 563–572. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Analisis+kemampuan+adsorpsi+karbon+aktif+dari+ampas+kopi+bubuk+yang+sudah+diseduh&btnG=

Fikri, A. Al. (2014). BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemycal Oxygen Demand). Retrieved from https://www.academia.edu/9001268/BOD_Biological_Oxygen_Demand_dan_COD_Chemycal_Oxygen_Demand_UNIVERSITAS_PADJADJARAN_FAKULTAS_MATEMATIKA_DAN_ILMU_PENGETAHUAN_ALAM_PROGRAM_DIPLOMA_III_PROGRAM_STUDI_ANALISIS_KIMIA_BANDUNG_2014

Gumelar, D., & Hendrawan, Y. (2015). Pengaruh aktivator dan waktu kontak terhadap kinerja arang aktif berbahan eceng gondok ( eichornia crossipes ) pada penurunan cod limbah cair laundry. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 3(1), 15–23. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Pengaruh+aktivator+dan+waktu+kontak+terhadap+kinerja+arang+aktif+berbahan+eceng+gondok+%28+eichornia+crossipes+%29+pada+penurunan+cod+limbah+cair+laundry&btnG=

Hariyadi, S. (2004). Bod dan cod sebagai parameter pencemaran air dan baku mutu air limbah. Institut Pertanian Bogor. Retrieved from http://www.rudyct.com/PPS702-ipb/09145/sigid_hariyadi.pdf

Herlandien, Y. L. (2013). Pemanfaatan arang aktif sebagai absorban logam berat dalam air lindi di tpa pakusari jember. Universitas Jember. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Pemanfaatan+arang+aktif+sebagai+absorban+logam+berat+dalam+air+lindi+di+tpa+pakusari+jember&btnG=

Irmanto. (2009). Penurunan kadar amonia, nitrit, dan nitrat limbah cair industri tahu menggunakan arang aktif dari ampas kopi. Molekul, 4(2), 105–114. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Penurunan+kadar+amonia%2C+nitrit%2C+dan+nitrat+limbah+cair+industri+tahu+menggunakan+arang+aktif+dari+ampas+kopi&btnG=

Irmanto. (2010). Optimasi penurunan nilai bod, cod dan tss limbah cair industri tapioka menggunakan aarang aaktif dari ampas kopi. Molekul, 5(1), 22–32. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Optimasi+penurunan+nilai+bod%2C+cod+dan+tss+limbah+cair+industri+tapioka+menggunakan+aarang+aaktif+dari+ampas+kopi&btnG=

Isholawati, D. (2010). Disinfeksi bakteri escherichia coli menggunakan proses kavitasi hidrodinamika water-jet dengan kombinasi karbon aktif dan zeolit. Universitas Indonesia. Retrieved from http://prosiding-ui.ac.id/1884/1

Jamilatun, S. (2014). Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa dan aplikasinya untuk penjernihan asap cair. Spektrum Industri, 12(1), 1–122.

Kurniawan, A., & Utami. (2014). Pengaruh dosis kompos berbahan dasar campuran feses dan cangkang telur ayam terhadap pertumbuhantanaman bayam cabut ( amaranthus tricolor l .) Sebagaisumber belajar biologi sma kelas xii. JUPEMASI-PBIO, 1(1), 66–75. https://doi.org/ISSN: 2407-1269

Majid, M. (2017). Efektivitas penggunaan karbon aktif pada penurunan kadar fosfat limbah cair usaha laundry di kota parepare sulawesi selatan. 1Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Parepare: IKAKESMADA.

Namane, A., Mekarzia, A., Benrachedi, K., Belhaneche-bensemra, N., & Hellal, A. (2005). Determination of the adsorption capacity of activated carbon made from coffee grounds by chemical activation with ZnCl 2 and H 3 PO 4, 119, 189–194. https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2004.12.006

Nasip, M. (2016). Pemanfaatan spuit bekas pemanfaatan spuit bekas sebagai media biofiltrasi dalam menurunkan kadar bod dan cod air limbah laundry. Jurnal Vokasi Kesehatan, 11(2), 119–125. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Pemanfaatan+spuit+bekas+pemanfaatan+spuit+bekas+sebagai+media+biofiltrasi+dalam+menurunkan+kadar+bod+dan+cod+air+limbah+laundry&btnG=

Natalia, B. M. (2006). Implementasi program zona air minum prima ( zamp ) untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat ( studi pada pdam kota malang ). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 2(1), 11–15. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Implementasi+program+zona+air+minum+prima+%28+zamp+%29+untuk+memenuhi+kebutuhan+air+minum+masyarakat+%28+studi+pada+pdam+kota+malang+%29&btnG=

Nurhayati, & Widi, P. (2016). Efektifitas reaktor biofilm media kerikil dan reaktor saringan pasir terhadap penurunan kadar surfaktan limbah cair laundry. Jurnal Ilmiah Satya Negara Indonesia, 9(1). Retrieved from http://www.usni.ac.id

Purnomo, D. (2013). Pengaruh penggunaan modul hasil penelitian pencemaran di sungai pepe surakarta sebagai sumber belajar biologi pokok bahasan pencemaran lingkungan terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 5(2003), 59–69. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/bio/article/viewFile/5622/4996

Putri. (2014a). Profil pencemaran air sungai siak kota pekanbaru dari tinjauan fisis dan kimia. Jurnal Fisika Unand, 3(3), 191–197. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Profil+pencemaran+air+sungai+siak+kota+pekanbaru+dari+tinjauan+fisis+dan+kimia&btnG=

Putri, aulia halim. (2014b). Biosand filter dengan reaktor karbon aktif dalam pengolahan limbah cair laundry. universitas hasanudin.

Rachmawati. (2016). Proses elektrokoagulasi pengolahan limbah laundry. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 6(1), 15–22. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Proses+elektrokoagulasi+pengolahan+limbah+laundry&btnG=

Rasdiansyah. (2014). Optimasi proses pembuatan karbon aktif dari ampas bubuk kopi menggunakan aktivator ZnCl2. Jurnal Teknologi Dan Industri Pertanian Indonesia, 6(3). Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=OPTIMASI+PROSES+PEMBUATAN+KARBON+AKTIF+DARI+AMPAS+BUBUK+KOPI+MENGGUNAKAN+AKTIVATOR+ZnCl2&btnG=

Rizky, & Saputra, A. (2016). Teknik penyaringan limbah cair laundry dengan menggunakan sistem fas (filtrasi, absorbsi dan sedimentasi). Jurnal Fisika, 5(4), 213–221.

Rochmaan, F. (2009). Pembuatan ipal mini untuk limbah deterjen domestik. Jurnal Penelitian Medtode Eksakta, 8(2), 134–142. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Pembuatan+ipal+mini+untuk+limbah+deterjen+domestik&btnG=

Salmin. (2005). Oksigen terlarut (do) dan kebutuhan oksigen biologi (bod) sebagai salah satu indikator untuk menentukan kualitas perairan. Oseana, 3(3), 21–26. Retrieved from www.oseanografi.lipi.go.id

Sapulete, M. R. (2010). Hubungan antara jarak septic tank ke sumur gali dan kandungan escherichia coli dalam air sumur gali di kelurahan tuminting kecamatan tuminting kota manado. Jurnal Biomedik, 2(3), 179–186.

Sembiring, meilita tryana. (2003). Arang aktif, Pengenalan dan Proses Pembuatannya. Universitas Sumatera Utara. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Arang+aktif%2C+Pengenalan+dan+Proses+Pembuatannya&btnG=

Sisyanreswari, H. (2015). Penurunan tss, cod, dan fosfat pada limbah laundry menggunakan koagulan tawas dan media zeolit. semarang. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Penurunan+tss%2C+cod%2C+dan+fosfat+pada+limbah+laundry+menggunakan+koagulan+tawas+dan+media+zeolit&btnG=

Tandy, E. (2012). Kemampuan adsorben limbah lateks karet alam terhadap minyak pelumas dalam air. Jurnal Teknik Kimia, 1(2), 34–38.

Widyaningsih, W., & Widyorini, N. (2016). Analisis total bakteri coliform di perairan muara kali wiso jepara. Jurnal Aquatic Resources, 5(3), 157–164. Retrieved from http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares

Wrigley, N., & Lowe, M. (2018). A geographical perspective on retailing and consumption spaces Reading Retail. (Arnold, Ed.). London: esrc. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Reading+retail+%3A+a+geographical+perspective+on+retailing+and+consumption+spaces+Reading+Retail+%3A&btnG=

Yuli, P. (2012). Uji toksisitas limbah cair laundrysebelum dan sesudah diolah dengan tawas dan karbon aktif terhadap bioindikator (cyprinuscarpio l). Aplikasi Sains & Teknologi, 298–306. ISSN :1979–911X. Retrieved from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=karbon+aktif+deterjen&btnG=


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA