Pengaruh berbagai kepadatan konidia jamur antagonis Trichoderma viride Pers. terhadap luas pertumbuhan jamur Phytopthora infestans (Mont.) de Bary secara in vivo (Sebagai sumber belajar biologi)

Nurul Hidayatul Arofah, M. Agus Krisno Budiyanto, Ahmad Fauzi, Dwi Setyawan, Fendy Hardian Permana

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai kepadatan konidia jamur antagonis Trichoderma viride Pers. terhadap luas pertumbuhan jamur Phytopthora infestans (Mont.) de Bary secara in vivo serta kajiannya sebagai sumber belajar biologi. Jenis penelitian adalah True Experimental Research. Sampel penelitian adalah jamur Phytopthora infestans (Mont.) de Bary dengan perlakuan pemberian tingkat pengenceran kepadatan konidia 10-2, 10-4, 10-6, dan 10-8. Data diobservasi dengan menghitung luas pertumbuhan jamur Phytopthora infestans (Mont.) de Bary., dianalisis menggunakan one-way ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan efektif pada tingkat pengenceran 10-2 memiliki luas pertumbuhan  297,2 mm2 (Fhit >Ftab; 39,421 > 2,87).

Full Text:

PDF

References


Agustina, I. (2011). Studi awal produksi enzim selulase oleh Trichoderma sp strain T004 dan T051 menggunakan substrat pelepah kelapa sawit. Universitas Indonesia. Retrieved from http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20278284-S347-Ika Agustina.pdf

Amaria, W., Ferry, Y., Samsudin, & Harni, R. (2016). Pengaruh penambahan gliserol pada media perbanyakan terhadap daya simpan biofungisida Trichoderma. Jurnal Tanaman Industri Dan Penyegar, 3(3), 159–166. https://doi.org/10.21082/jtidp.v3n3.2016.p159-166

Amaria, W., Khaerati, & Harni, R. (2019). Peranan agens hayati dalam mengendalikan penyakit jamur akar putih pada tanaman karet. Perspektif, 18(1), 52–66. Retrieved from http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/psp/article/view/10026/pdf Perspektif

Benítez, T., Rincón, A. M., Limón, M. C., & Codón, A. C. (2004). Biocontrol mechanisms of Trichoderma strains. International Microbiology, 7(4), 249–260. https://doi.org/10.2436/im.v7i4.9480

Brugman, E., Purbajanti, E. D., & Fuskhah, E. (2017). Pengendalian penyakit hawar (lateblight) pada kentang (Solanum tuberosum L.) melalui penerapan solarisasi tanah dan aplikasi agen hayati Trichoderma harzianum. J. Agro Complex, 1 (2)(June), 31–38. Retrieved from https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/joac/article/view/1041/pdf

Cikita, D., Khotimah, S., & Linda, R. (2016). Uji antagonis Trichoderma spp . terhadap Phytophthora palmivora Butl . penyebab penyakit busuk buah Kakao ( Theobroma cacao L .). Protobiont, 5 (3), 59–65. Retrieved from http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jprb/article/download/17016/14560

Djonovic, S., Pozo, M. J., & Kenerley, C. M. (2006). Tvbgn3 , a beta-1 , 6-glucanase from the biocontrol fungus Trichoderma virens , is involved in mycoparasitism and control of Pythium ultimum ᰔ. Applied and Enviromental Microbiology, 72(12), 7661–7670. https://doi.org/10.1128/AEM.01607-06

Gajera, H., Domadiya, R., Patel, S., Kapopara, M., & Golakiya, B. (2013). Molecular mechanism of Trichoderma as bio-control agents against phytopathogen system – a review. Current Research in Microbiology and Biotechnology, 1(4), 133–142. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/267571641_Molecular_mechanism_of_Trichoderma_as_bio-control_agents_against_phytopathogen_system_-_a_review/link/545331400cf2bccc49095b31/download

Iqbal, S., Ashfaq, M., Malik, A. H., Ulhaq, I., Khan, K. S., & Mathews, P. (2017). Isolation , preservation and revival of Trichoderma Viride in culture media. Journal of Entomology and Zoology Studies, 5(3), 1640–1646. Retrieved from http://www.entomoljournal.com/archives/2017/vol5issue3/PartW/5-3-119-171.pdf

Manohara, D. (2007). Bercak daun phytophthora sebagai sumber inokulum penyakit busuk pangkal batang lada ( piper nigrum l .), XVIII(2), 177–187. Retrieved from http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1940/5466

Manzila, I., Priyatno, T. P., Fathin, M. F., Ambarsari, L., Suryadi, Y., Samudera, I. M., & Susilowati, D. N. (2015). Karakterisasi β - 1 , 3 - 1 , 4 - glukanase bakteri endofitik Burkholderia cepcia isolate 76 asal tanaman padi. Berita Biologi, 14(2), 143–153. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/68601-ID-none.pdf

Purwantisari, S., Ferniah, R. S., & Raharjo, B. (2008). Pengendalian hayati penyakit lodoh ( busuk umbi kentang ) dengan agens hayati jamur-jamur antagonis isolat lokal abstrak. Bioma, 10(2), 13–19. Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/1094/1/4-Susiana_siap.pdf

Purwantisari, S., & Hastuti, R. B. (2009). Uji antagonisme jamur patogen Phytophthora infestans penyebab penyakit busuk daun dan umbi tanaman kentang dengan menggunakan Trichoderma spp . isolat lokal. Bioma, 11(1). Retrieved from https://core.ac.uk/download/pdf/11703255.pdf

Ramdhani, R. (2014). Identifikasi tingkat serangan penyakit busuk daun ( phytophthora infestans ( mont .) de bary ) pada tanaman kentang menggunakan metode fuzzy mamdani berbasis android. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/7834/1/08650005.pdf

Rupaedah, B., Amanda, D. V., Indrayanti, R., Asiani, N., Sukmadi, B., Ali, A., … Sugianto, M. (2018). Aktivitas Stenotrophomonas rhizophila san Trichoderma sp. dalam menghambat pertumbuhan Ganoderma boninense. Jurnal Bioteknologi Dan Biosains Indonesia, 5(1), 53–63. Retrieved from ejurnal.bppt.go.id%3Eindex.php%3EJBBI%3Earticle%3Edownload%3Epdf

Sastradiningrat, I. R. (2011). Tanaman kentang dan pengendalian hama penyakitnya.

Savary, S., Ficke, A., & Hollier, C. (2012). Crop losses due to diseases and their implications for global food production losses and food security. Food Security. https://doi.org/10.1007/s12571-012-0200-5

Sitepu, H., Suryanti, U., & Purwantisari, S. (2011). Eksplorasi jamur antagonis spesifik lokal untuk pengendalian jamur patogen penyebab busuk daun dan umbi tanaman kentang. Agromedia, 29(1), 50–57. Retrieved from https://jurnalkampus.stipfarming.ac.id/index.php/am/article/view/49

Sumardiyono, C. (2008). Ketahanan jamur terhadap fungisida di Indonesia. Jurnal Pelindungan Tanaman Indonesia, 14(1), 1–5. Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id/jpti/article/download11869/874

Tjahjadi, N. (1989). Hama dan penyakit tanaman.

Yudha, M. K., Soesanto, L., & Mugiastuti, E. (2016). Pemanfaatan empat isolat Trichoderma sp. untuk mengendalikan penyakit akar gada pada tanaman caisin. Jurnal Kultivasi, 15(3), 143–149. Retrieved from http://jurnal.unpad.ac.id/kultivasi/article/view/11771/5494


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA