Keanekaragaman makro dan mikrofauna tanah pada perkebunan jeruk manis (Citrus sinensis L.) organik dan anorganik di Desa Punten Kecamatan Bumiaji Kota Batu

Iqo’matil Husna, Iin Hindun, Lise Chamisijatin, Tutut Indria Permana, H. Husamah

Abstract


Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan keanekaragaman, indeks kemerataan, dan indeks dominansi makro dan mikrofauna tanah. Penelitian dilakukan di perkebunan jeruk manis organik dan anorganik desa Punten, Bumiaji kota Batu. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode Pitfall Trap dan Hard Sorting. Teknik analisis data menggunakan perhitungan Indeks Keanekaragaman Shannon Wienner.  Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nilai indeks keanekargaman makro dan mikrofauna tanah. Nilai indeks di perkebunan organik yaitu 1.93 (keanekaragaman sedang) dan 0.04 (keanekaragaman rendah). Sedangkan di perkebunan anorganik yaitu 1,81 (keanekaragaman sedang) dan (-0,63) (keanekaragaman rendah). Makrofauna yang ditemukan diperkebunan jeruk organik terdiri dari 12 genus jumlah total 419 makrofauna tanah, sedangkan mikrofauna tanah terdiri dari 3 genus jumlah total 7 mikrofauna tanah. Makrofauna di perkebunan anorganik terdiri 9 genus jumlah total 118 makrofauna tanah, sedangkan mikrofauna tanah terdiri dari 2 genus jumlah total 3 mikrofauna tanah. Indeks Kemerataan makro dan mikrofauna tanah di perkebunan organik yaitu (-0,07) dan 0.03 termasuk kategori kemerataan rendah, diperkebunan anorganik yaitu (-0,82) dan (-0,91) termasuk kategori redah. Indeks Dominansi makro dan mikrofauna tanah di perkebunan organik yaitu 5,38 dan 3,5 termasuk kategori dominansi tinggi. Sedangkan di perkebunan anorganik yaitu 5,26 dan 3 termasuk kategori dominansi tinggi.

Full Text:

PDF

References


Dewi, W. S., Handayani, P., & Sumani. (2008). Keragaman dan layanan ekologi makrofauna epigeik pada pertanaman wortel (Daucus carota L.) yang diberi berbagai imbangan pupuk organik dan anorganik. Sains Tanah, 5(II), 113–120. Retrieved from file:///C:/Users/Asus/Downloads/74-114-1-SM.pdf

Hasyim, M, A. 2009. Studi keanekaragaman fauna tanah pada perkebunan jeruk organik dan anorganik di kota Batu. Skirpsi tidak diterbitkan. Malang : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/1046/1/05520012%20Skripsi.pdf

Hanafiah, K.A. 2013. Dasar-dasar ilmu tanah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Insafitri. (2010). Keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi di area buangan lumpur lapindo muara sungai porong. Jurnal Kelautan, 3(1), 54–59. Retrieved from https://journal.trunojoyo.ac.id/jurnalkelautan/article/view/843

Munthe, Y. V., Aryawati, R., & Isnaini. (2012). Struktur komunitas dan sebaran fitoplankton di Perairan Sungsang Sumatera Selatan. Jurnal Maspari, 4(1), 122–130.

Nurrohman, E., Rahardjanto, A., & Wahyuni, S. (2015). Keanekaragaman makrofauna tanah di kawasan perkebunan coklat (Theobroma cacao l.) sebagai bioindikator kesuburan tanah dan sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 197–208. Retrieved from file:///C:/Users/Asus/Downloads/3331-8950-1-PB (1).pdf

Nusroh, Z. (2007). Studi diversitas makrofauna tanah di bawah beberapa tanaman palawija yang berbeda di lahan kering pada saat musim penghujan. Skripsi tidak dterbitkan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta. Retrieved from https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/7585/MjAwMjE=/Studi-diversitas-makrofauna-tanah-di-bawah-beberapa-tanaman-palawija-yang-berbeda-di-lahan-kering-pada-saat-musim-penghujan-abstrak.pdf

Pora, M, S. 2013. Keanekaragaman serangga pada perkebunan jeruk manis (Citrus sinensis L) anorganik dan semiorganik Desa Banaran Kecamatan Bumi aji Kota Batu. Skiripsi tidak diterbitkan. Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/520/1/08620001%20Pendahuluan.pdf

Simatupang, B. P., Niswati, A., & Yusnaini, S. (2015). Populasi dan keanekaragaman cacing tanah paa berbagai loksi di Hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Jurnal Agrotek Tropika, 3(3), 402–408. Retrieved from https://www.neliti.com/id/publications/233119/populasi-dan-keanekaragaman-cacing-tanah-pada-berbagai-lokasi-di-hutan-taman-nas

Santosa, Y., Ramadhan, E. P., & Rahman, D. A. (2008). Studi keanekargaman mamalia pada beberapa tipe habitat di stasiun penelitian Pondok Ambung Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah. Media Konservasi, 13(3), 1–7. Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/konservasi/article/view/3060

Sutoyo. (2010). Keanekaragaman hayati indonesia, suatu tinjauan : masalah dan pemecahannya. Buana Sains, 10, 101–106.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA