Kajian etnozoologi kecoa batu (Nauphoeta cinerea) dalam upaya konservasi hewan berkelanjutan

A. Atun, Dea Tri Komalasari, Hanifah Noviasari, Siti Nurkholifah, Muhimatul Umami

Abstract


Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pemanfaatan kecoa batu (Nauphoeta cinerea) dalam bidang kesehatan dan menganalisis pemanfaatan Kecoa batu (Nauphoeta cinerea) dalam upaya konservasi secara berkelanjutan. Penelitian dilakukan di kelurahan Cicenang, Cigasong kabupaten Majalengka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode survei. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur, selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Cicenang, Majalengka memanfaatkan Kecoa Batu sebagai pengobatan sakit gigi alami berbasis kearifan masyarakat lokal. Cairan putih pada tubuh kecoa batu mengandung senyawa antibakteria dan senyawa bioaktif lain yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan patogen lain penyebab sakit gigi. Pengetahuan masayarakat terkait pemanfaatan kecoa batu (Nauphoeta cinerea) dalam bidang kesehatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya konservasi hewan melalui domestikasi atau budidaya kecoa batu (Nauphoeta cinerea) sehingga populasi di alam pun tetap stabil danĀ  berkelanjutan.

Full Text:

PDF

References


Amalia, H. & Harahap, I., S., 2015. Preferensi kecoa amerika Periplaneta americana (L.) (Blattaria: Blattidae) terhadap Berbagai kombinasi umpan. Jurnal Entomologi Indonesia,7(2), 67.

Amalia, Herma,. 2010. Preferensi kecoa (Blattaria:Blattidae) terhadap kombinasi umpan. Jurnal Entomologi. Vol. 7 No. 67-76

Cahyani, L., K., dkk. 2018. Gambaran faktor-faktor yang terkait dengan kepadatan kecoa di tempat penjualan bahan pangan dan makanan pasar tradisional kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 6(5), 295-301.

Elpidina, E., N., dkk. 2001. Compartmentalization of proteinases and amylases in nauphoetacinereamidgut. archives of insect biochemistry and physiology: Published in Collaboration with the Entomological Society of America, 48(4), 206-216.

Hopley, D., 2016. The evaluation of the potential of tenebriomolitor, zophobasmorio, naophoetacinerea, blapticadubia, gromphardhiaportentosa, periplanetaamericana, blattalateralis, oxyhalaoduesta and hermetiaillucens for use in poultry feeds (Doctoral dissertation, Stellenbosch: Stellenbosch University).

Junaidi, J., Julia, M., & Hendratini, J., 2019. Hubungan keparahan karies gigi dengan konsumsi zat gizi dan status gizi anak sekolah dasar di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.

Kurniasari, l., Hartati, I., Ratnani, R., D., Sumantri, I,. 2008. Kajian ekstraksi minyak jahe menggunakan microwave Assisted Extraction (MAE). Vol 4, No. 2, 47-52

Kusumaningrum, B., 2018. Faktor yang berhubungan dengan kepadatan kecoa di pelabuhan pemenang KKP Kelas II MATARAM (Doctoral dissertation, Diponegoro University).

Nadeak, E.S., Ishaq, I., & Enjelina, W.E (2016). Perbandingan penggunaan perangkap sederhana dengan umpan madu dan gula aren dalam upaya menurunkan jumlah kepadatan kecoa. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 13(4) 223-227

Rini, M. S., Rahadian, R., Hadi, M., & Zulfiana, D., 2018. Uji efikasi beberapa isolat bakteri entomopatogen terhadap kecoa (Orthoptera) Periplanetaamericana (L.) dan Blatellagermanica (L.) dalam skala laboratorium. Jurnal Biologi Tropika. 1(1).

Setyawan, D., Rohman, F., & Sutomo, H., 2016. Kajian etnozoologi masyarakat desa hadiwaarno kabupaten pacitan dalam konservasi penyu sebagai bahan penyusunan booklet penyuluhan masyarakat. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia. 1(3).6


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA