Local wisdom masyarakat Lampung sebagai penguat dalam pendidikan karakter di sekolah

Deni Eko Setiawan, Hermanu Joebagio, S. Susanto

Abstract


Lampung merupakan wilayah yang dihuni oleh masyarakat multikultur. Sikap toleransi yang di terapkan ke dalam diri masyarakat maupun adat istiadat sangat lekat. Adat istiadat mempengaruhi kehidupan masyarakat, adat istiadat mampu membawa dampak baik apabila dipergunakan secara positif, tetapi hal positif dapat berubah seiring perkembangan jaman yang semakin maju apabila tidak diperkuat dalam dunia pendidikan. Adat istiadat atau simbol masyarakat Lampung “sang bumi ruwai jurai” mengandung banyak makna yang membawa hal-hal positif seperti tolong menolong serta kerjasama di dalam masyarakat. Tetapi banyak sekali terjadi perselisisan di dalam masyarakat di era modern saat ini. Metode yang digunakan kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus tunggal terpancang, hanya berfokus satu masalah yang di gali secara dalam. Hasil penelitian mendapatkan bahwa pemahaman peserta didik tentang makna dari symbol ‘sang bumi ruwai jurai” sehingga wajib untuk diajarkan di dalam dunia pendidikan sebab bersifat membangun serta berdampak positif. Guru memberikan wawasan terhadap peserta didik agar jati diri daerahnya tidak hilang, hal tersebut bisa di contoh untuk sekolah di daerah lain untuk memperkuat jati diri setiap daerah. Sehingga pembelajaran tersebut dapat memperkuat jati diri maupun memperdalam agama islam sebagai karakteristik Piil Pesenggiri.

Full Text:

PDF

References


Amaliah, D., dkk. (2018). Nilai-nilai piil pesenggiri: moralitas, religiusitas, solidaritas, dan toleransi. Jurnal IJMMU. Vol 5; No 5. Hal 179-184

Hadikusama, H. (1989).Masyarakat dan adat-budaya lampung, Mandar Maju: Bandung.

Levang, P. (2003). Ayo ketanah seberang transmigrasi di Indonesia. Jakarta; KPG ( kepustakaan popular gramedia)

Maria Julia. 1993. Kebudayaan orang menggala. UI Pers. Jakarta

Marzuki, dkk .(2018). Penanaman nilai-nilai karakter religius dan karakter kebangsaan di madrasah tsanawiyah Al Falah Jatinangor Sumedang. Tahun VIII, No. 1. Jurnal pendidikan karakter.

Mujiyati, N. (2017). Modul sejarah perlawanan masyarakat lampung abad ke-19 berbasis problem based learning. Jurnal Sejarah dan Budaya. Vol 11, No 1. Hal 37-45

Prabowo, D.P. (2003). Pengaruh Islam dalam Karya-karya R. Ng. Ranggawarsita, Yogyakarta: Narasi

Samodra, Y. D.. (2018). Lembar kerja siswa mata pelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter di sekolah menengah atas. Tahun VIII, No. 1. Jurnal pendidikan karakter.

Saputro, C. H. C. (2011). Piil pesenggiri etos dan semangat kelampungan. Lampung. Jung Foundation Lampung Heritage.

Surya, M. (2004). Psikologi pembelajaran dan pengajaran. Bandung: Pustaka Bany Quraisy/, hlm. 7-11.

Sutopo, H. B. (2002), Metode penelitian kualitatif, Surakarta: UNS Press.

Tylor, E. B. (1871). Primitive culture. Vol. 1 & Vol. 2. London: John Murray, 1920.

Wina, S. (2010). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta. Prenada media


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA