Pengaruh varietas nanas dan variasi inokulum Saccaromyces cereviciae pada fermentasi alkohol

Dian Puspita Anggraini

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran varietas Nanas dan penambahan inokulum pada fermentasi alkohol. Dua varietas Nanas (Quenn dan Smooth Cayenne) dan inokulum bakteri Saccaromyces cerevisiae digunakan dalam penelitian ini. Ekstrak buah nanas dinokulasi dengan perlakuan tingkat inokulum 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%. Sebagai substrat ditambahkan ke dalam medium fermentasi sukrosa sebanyak 15%. Fermentasi dilakukan secara aerobik pada suhu ruang selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi alkohol menggunakan varietas Nanas Quenn dengan tingkat inokulum 15%  menghasilkan alkohol sebanyak 9,41% % v/v.

Full Text:

PDF

References


Astuty, E. D. (1991). Fermentasi etanol kulit buah pisang. Yogyakarta: UGM.

Azizah, N., Al-Barri A. N., Mulyani S. (2012). Pengaruh lama fermentasi terhadap kadar alkohol ph dan produksi gas pada proses fermentasi bioetanol dari whey dengan substansi kulit nanas. Journal Indonesia Food Technologist. 2(1) in press.

Bries A.R, (2008). The extraction of bioethanol from pineapple peelings through simultaneous saccharification and fermentation using the yeast saccharomycescerevisiae. Republic of the Philippines Cumhyriyet Filipinler

Omojasola, P. Folakemi, Omowumi Priscilla Jilani, S. A. Ibiyemi. (2008). Cellulase production by some fungi cultured on pineapple waste. Nature & Science 6 (2), pp. 64-75.

Hadiati, S. & Indriyani, N. L. P. (2008). Budidaya nenas. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Pusat Penelitian dan Pengembangan Holtikultuta, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Kunaepah, Uun. (2008). “Pengaruh lama konsentrasi dan konsentrasi glukosa terhadap aktivitas antibakteri, polifenol total dan mutu kimia kefir susu kacang merah”. Retrieved from http://pdfsearchpro.com/pengaruhlama fermentasidankonsentrasiglukosa terhadap-pdf.html

O’leary V. S., R. Green, B. C. Sullivn, V. H. Holsinger. (2004). Alcohol production by selected yeast strains in lactase-hydrolyzed acid whey. Biotechnol Bioeng, 19 (10): 19-35

Padmawati. (2011). Nanas. Retrieved from http://all4webs. com/m/b/padmawati/

Putri, Lily S. E. dan Sukandar, D., (2008), Konversi pati gayong (Canna edulis Ker.) menjadi bioetanol melalui hidrolisis asam dan fermentasi. Biodiversitas, 9(2):112-116.

Richana, N. (2011). Bioetanol: bahan baku, teknologi, produksi dan pengendalian mutu. Bandung: Nuansa.

Samsuri, M, dkk. (2007). Pemanfaatan sellulosa bagas untuk produksi ethanol melalui sakarifikasi dan fermentasi serentak dengan enzim xylanase. Depok: Universitas Indonesia.

Soedarini (1996). Seleksi dan identifikasi bakteri asam asetat “acido-ethanol tolerant” untuk fermentasi vinegar. Tesis. Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA