Pemberian ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides L.) terhadap morfologi tanaman terong (Solanum melongena L.) dan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.)

Putri Windartianto, Fa’adhila Zulfa, Tiara Fitra Wardani, Ahmad Fauzi

Abstract


Bandotan mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman lain. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum alelopat pada ekstrak daun bandotan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman cabai dan terong. Parameter yang dikaji pada studi ini adalah tinggi tanaman, lebar daun, serta panjang akar. Data tinggi tanaman dan lebar daun dianalisis menggunakan analisis kovarian (ANAKOVA), sedangkan data panjang akar dianalisis menggunakan analisis varian (ANAVA) pada level signifikansi 5%. Uji lanjut yang digunakan adalah uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanaman cabai konsentrasi 0% mengalami pertumbuhan tinggi paling sedikit sedangkan pada tanaman terong terjadi pada konsentrasi 100%. Pertumbuhan tinggi tanaman yang mengalami pertambahan secara signifikan adalah dengan konsentrasi 50% pada tanaman cabai dan tanaman terong. Lebar daun pada tanaman cabai dan terong yang mengalami pertambahan lebar paling sedikit adalah pada konsentrasi 75%.

Full Text:

PDF

References


Ardian, R., Sudarta, W., & Rantau, I. K. (2017). Perbandingan pendapatan usahatani cabairRawit dengan menggunakan pupuk anorganik dan pupuk campuran (organik, dan anorganik) (Studi kasus di Subak Kudungan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng). Journal of Agribusiness and Agritourism, 6(2), 240–248. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/165127-ID-perbandingan-pendapatan-usahatani-cabai.pdf

Barus, W. A. (2006). Bertumbuhan dan produksi cabai (Capsicum annuum l.) dengan penggunaan mulsa dan pemupukan pk. Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian, 4(1), 41–44.

De Lourdes Reyes-Escogido, M., Gonzalez-Mondragon, E. G., & Vazquez-Tzompantzi, E. (2011). Chemical and pharmacological aspects of capsaicin. Molecules, 16(2), 1253–1270. https://doi.org/10.3390/molecules16021253

Dias, J. S. (2012). Nutritional quality and health benefits of vegetables: A review. Food and Nutrition Sciences, 3, 1354–1374. https://doi.org/10.4236/fns.2012.310179

Djarwaningsih, T. (2005). Review: Capsicum spp. (cabai): asal, persebaran dan nilai ekonomi. Biodiversitas, Journal of Biological Diversity, 6(4), 292–296. https://doi.org/10.13057/biodiv/d060417

Ekayanti, N., Indriyanto, & Duryat. (2015). Pengaruh zat alelopati dari pohon akasia, mangium, dan jati terhadap pertumbuhan semai akasia, mangium, dan jati. Sylva Lestari, 3(1), 81–90.

Fitria, Y. (2011). Pengaruh alelopati gulma Cyperus rotundus, Ageratum conyzoides dan Digitaria adscendens terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicon esculentum mill.). Institut Pertanian Bogor.

Hafsah, S., Ulim, M. A., & Nofayanti, C. M. (2012). Efek alelopati Ageratum conyzoides terhadap pertumbuhan sawi. J. Floratek, 8, 18–24.

Harnani, M. R. (2016). Pengaruh ekstrak air daun babandotan (Ageratum conyzoides) terhadap pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum l.). Universitas Lampung.

Hopkins, W. G., & Huner, N. P. A. (2009). Introduction to plant physiology. Danvers: John Wiley & Sons, Inc.

Ikpeme, C. E., Henry, P., & Okiri, O. A. (2014). Comparative evaluation of the nutritional, phytochemical and microbiological quality of three pepper varieties. Journal of Food and Nutrition Sciences, 2(3), 74. https://doi.org/10.11648/j.jfns.20140203.15

Isda, M. N., Fatonah, S., & Fitri, R. (2013). Potensi ekstrak daun gulma babadotan (Ageratum conyzoides l.) terhadap perkecambahan dan pertumbuhan Paspalum conjugatum berg. Biologi, 6(2), 120–125.

Izah, L. (2010). Pengaruh ekstrak beberapa jenis gulma terhadap perkecambahan biji jagung (Zea mays L.). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Jahroh, S. (2010). Organic farming development in Indonesia: Lessons learned from organic farming in West Java and North Sumatra. Innovation and Sustainable Development in Agriculture and Food 2010, 1–11. Retrieved from http://nonrumpasca.lecture.ub.ac.id/files/2012/02/publication-of-indonesia-organic-farm.pdf

Kadiri, M., Ojewumi, A., & Olawale, S. (2015). Minerals , vitamins and chlorophyll contents of fruits , stems and leaves of tomato and garden egg. Pakistan Journal of Food Sciences, 25(3), 150–154. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/c4fc/67f12be3f2551c3520db87d38a5499717386.pdf

Kandoliya, U. K., Bajaniya, V. K., Bhadja, N. K., Bodar, N. P., & Golakiya, B. A. (2015). Antioxidant and nutritional of egg plant (Solanun melongena L.) fruit grown in saurastra region. Internal Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 4(2), 806–813. Retrieved from https://www.ijcmas.com/vol-4-2/Umesh K. Kandoliya, et al.pdf

Khattak, K. F., & Rahman, T. U. (2017). Analysis of vegetable’s peels as a natural source of vitamins and minerals. International Food Research Journal, 24(1), 292–297. Retrieved from http://www.ifrj.upm.edu.my/24 (01) 2017/(37).pdf

Kilkoda, A. K. (2015). Respon allelopati gulma Ageratum conyzoides dan Borreria alata terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai (Glycine max). Agro, II(1), 39–49.

Mariyono, J., & Bhattarai, M. (2009). Chili production practices in Central Java, Indonesia: a baseline report. Tainan. Retrieved from http://203.64.245.61/fulltext_pdf/EB/2001-2010/eb0118.pdf

Mlelwa, F. (2013). Vegetable production and household poverty reduction in Ludewa District. Mzumbe University. Retrieved from http://scholar.mzumbe.ac.tz/bitstream/handle/11192/801/MSc-DP- Dissertation-Faraja Mlelwa-2013.pdf?sequence=1

Muldiana, S., & Rosdiana. (2017). Respon tanaman terong (Solanum malongena l.) terhadap interval pemberian pupuk organik cair dengan interval waktu yang berbeda. In Seminar Nasional 2017 Fakultas Pertanian UMJ “Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia” (pp. 155–162).

Niño-medina, G., Muy-rangel, D., Gardea-béjar, A., González-aguilar, G., Heredia, B., Báez-sañudo, M., … Rocha, D. E. L. A. (2014). Nutritional and nutraceutical components of commercial eggplant types grown in Sinaloa, Mexico. Not Bot Horti Agrobo, 42(2), 538–544. https://doi.org/10.15835/nbha4229573

Nurlenawati, N., Jannah, A., & Nimih. (2008). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum l.) varietas prabu terhadap berbagai dosis pupuk fosfat dan bokashi jerami limbah jamur merang. Agrika, 4(1), 9–20.

Palar, N., Pangemanan, P. A., & Tangkere, E. G. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi harga cabai rawit di Kota Manado. Agri-Sosioekonomi, 12(2), 105–120. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/3547-ID-faktor-faktor-yang-mempengaruhi-harga-cabai-rawit-di-kota-manado.pdf

Palma, J. M., Sevilla, F., Jiménez, A., Del Río, L. A., Corpas, F. J., Álvarez De Morales, P., & Camejo, D. M. (2015). Physiology of pepper fruit and the metabolism of antioxidants: Chloroplasts, mitochondria and peroxisomes. Annals of Botany, 116(4), 627–636. https://doi.org/10.1093/aob/mcv121

Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P. V., & Jackson, R. B. (2011). Campbell Biology, Ninth Edition. San Francisco: Pearson Benjamin Cummings.

Safei, M., Rahmi, A., & Jannah, N. (2014). Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena l.) varietas mustang f-1. Jurnal AGRIFOR, 13(1), 59–66.

Safrianto, R., Syafruddin, & Sriwati, R. (2015). Pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annuum l.) pada andisol dengan pemberian berbagai sumber pupuk organik dan jenis endomikoriza. Floratek, 10(2), 34–43.

Siregar, E. N., Nugroho, A., & Sulistyono, R. (2017). Uji alelopati ekstrak umbi teki pada gulma bayam duri (Amaranthus spinosus l.) dan pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays l. saccharata). Produksi Tanaman, 5(2), 290–298.

Weese, T. L., & Bohs, L. (2010). Eggplant origins: Out of Africa, into the Orient. Taxon, 59(1), 49–56. https://doi.org/10.2307/27757050


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA