Perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model think pair share dengan group investigation pada materi Plantae di kelas X MAN 3 Medan

Tarwiyani Tarwiyani, Edi Azwar, Masnadi Munir

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model Think Pair Share Dan Group   Investigation Pada Materi Plantae Di Kelas X MAN 3 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 203 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X-IPA 1 dan X-IPA 5. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa kelas X-IPA 1 adalah 50,03 dengan standart deviasi sebesar 16,87 dan nilai rata-rata siswa kelas X-IPA 5 adalah 50,67 dengan standart deviasi sebesar 17,83 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X-IPA 1 menggunakan model Think Pair Share adalah 79,53 dengan standart deviasi sebesar 10,47 dan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X-IPA 5  menggunakan model Group Investigation adalah 72,58 dengan standart deviasi sebesar 11,52. Nilai  KKM yang ditetapkan sekolah adalah 80,00.  Pada uji normalitas menunjukkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model Think Pair Share dan Group Investigation berdistribusi normal, dengan kriteria nilai Lhitung <Ltabel (0,1358 < 0,1477) untuk kelas dengan model Think Pair Share dan kriteria nilai Lhitung < Ltabel (0,123<0,1477) untuk kelas dengan model Group Investigation. Uji homogenitas hasil belajar siswa menggunakan model Think Pair Share dan Group Investigation  adalah  homogen dengan kriteria nilai Fhitung < Ftabel (1,210 < 1,242) . Berdasarkan uji hipotesis maka diketahui ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa menggunakan model Think Pair Share dengan model Group Investigation pada materi Plantae di kelas X MAN 3 Medan Tahun Pembelajaran 2015/2016 dengan ketentuan thitung> t tabel yaitu 2,675 > 1,997. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nihil ditolak.

Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. (2011). Evaluasi pembelajaran. Bandung: Rosdakarya

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Aqib, Z. (2013). Model-model, media dan strategi pembelajaran kontekstual (inovatif). Bandung: Yrama Widya

Huda, M. (2014). Model-modelpengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Istarani. (2012). 58 model pembelajaran inovatif. Medan: Media Persada

Pratiwi, dkk. (2007). Biologi untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Shoimin, A. 2014. 68 Model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-ruzz Media

Slameto. (2013). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana. (2005). Metoda statistika edisi 6. Bandung: PT. Trasito

Suyanto & Jihad. (2013). Menjadi guru profesional. Jakarta: Erlangga.

Trianto. (2011). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana Prenada


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Terakreditasi A, Tersertifikasi Internasional AUN-QA