PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KESADARAN DIRI DALAM LINGKUNGAN KELUARGA

Mustika Rachma Safitri

Abstract


Pendidikan karakter merupakan salah satu misi yang sedang disosialisasikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mencetak generasi bangsa berkarakter. Selain upaya sosialisasi, diperlukan pula penanaman nilai-nilai karakter yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Penanaman pendidikan karakter ini tidak hanya berlaku pada lingkungan formal saja, tetapi berlaku pula pada lingkungan keluarga dan masyarakat. Lingkungan keluarga merupakan tingkatan pertama dalam upaya penanaman pendidikan karakter. Penanaman pendidikan karakter menggunakan basis kesadaran diri dapat memberikan implementasi yang mendalam, karena pendidikan karakter pada setiap anggota keluarga diinginkan oleh individu itu sendiri. Penanaman pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga dilaksanakan pada kegiatan sehari-hari. Setiap individu dalam suatu keluarga tidak merasa dipaksa untuk mengerjakan pekerjaan rumah, gotong-royong, dan melaksanakan perbuatan yang mencerminkan karakter atau kepribadian baik. Pendidikan karakter yang ditanamkan pada lingkungan keluarga berbasis kesadaran diri sendiri dapat mendorong perilaku-perilaku berkarakter lainnya. Dalam mewujudkan generasi yang berkarakter dalam sebuah keluarga diperlukan sosok yang dapat menjadi teladan. Pendekatan sikap bijaksana dan sosok kepala keluarga yang pantas menjadi teladan merupakan salah satu metode yang efektif dalam mendorong anggota keluarga mengikuti rekam jejak sikap seorang kepala keluarga. Dalam penanaman pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga, seorang kepala keluarga dituntut untuk selalu merefleksi diri sebelum menerapkan pendidikan karakter kepada anggota keluarga. Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Hasil yang didapat dari pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga bukan semata-mata mendukung tercapainya target misi pemerintah saja, tetapi menumbuhkan kesadaran diri yang memiliki karakter di mana pun berada. 

Full Text:

PDF

References


Amin, Munir, S. 2016. Ilmu Akhlak. Jakarta: Amzah.

Idrus, Muhammad. 2012. Pendidikan Karakter Pada Keluarga Jawa. (Online) Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun II, Nomor 2, Juni 2012.

Kurniawan, Budi, A. 2016. Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kesadaran Diri di STKIP PGRI Pacitan. (Online) Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Literasi, Karakter, dan Kearifan Lokal, 26 November 2016.

Mansur, Ahmad. 2016. Pendidikan Karakter berbasis Wahyu. Jakarta: Gaung Persada.

Mizal, Basidin. 2014. Pendidikan dalam Keluarga. (Online) Jurnal Ilmiah Peuradeun, Vol. 2, No. 3, September 2014.

Muhammad, A.R. 2003. Pendidikan di Alaf Baru. Yogyakarta: Prismashopie.

Muslich, Mansur. 2011. Pedidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Mulitidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Solihin, Lianny. 2004. Tindakan Kekerasan pada Anak dalam Keluarga. (Online) Jurnal Pendidikan Penabur - No.03 / Th.III / Desember 2004.

Sudrajat, Ajat. 2011. Mengapa Pendidikan Karakter?. (Online) Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun I, Nomor 1, Oktober 2011.

Suyitno, Imam. 2012. Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Berwawasan Kearifan Lokal. (Online) Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun II, Nomor 1, Februari 2012 .


Refbacks

  • There are currently no refbacks.