INTEGRASI NILAI PERDAMAIAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Mislia Mislia

Abstract


Pembelajaran terintegrasi merupakan salah satu model pembelajaran yang bertujuan untuk membiasakan peserta didik melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dan mengaplikasikannya dalam berbagai konteks. Pengintegrasian nilai perdamaian dalam pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan tak hanya mampu meningkatkan kemampuan berkomunikasi peserta didik, melainkan juga untuk dapat menguasai dan mengamalkan nilai perdamaian secara rasional dan logis. Hubungan pembelajaran bahasa dengan pengembangan nilai perdamaian merupakan hubungan resiprokal positif dan transformatif. Pembelajaran disajikan secara bermakna sebagai sebuah kebutuhan, yaitu dalam konteks memartabatkan kehidupan bangsa melalui pembinaan nilai perdamaian. Pengembangan nilai perdamaian dilakukan melalui isi dan proses pembelajaran. Dalam hal ini, kegiatan pembelajaran menggunakan tiga macam konteks yang berbeda, yaitu konteks ekspresif, kognitif, dan sosial. Dalam proses pembelajaran, pengembangan nilai perdamaian dicapai secara komprehensif melalui penanaman nilai (inkulkasi), keteladanan (modelling), fasilitasi (facilitation), dan pengembangan keterampilan akademik dan sosial (skill building).

Full Text:

PDF

References


Anita Lie, dkk. 2014. Menjadi Sekolah Terbaik: Praktik-Praktik Strategis dalam Pendidikan. Jakarta: Tonoto Fondation.

Baedowi , Ahmad. dkk.2015. Potret Pendidikan Kita. Tangerang: Pustaka Alfabet.

Darmiati Zuchdi.2010. Humanisasi Pendidikan: Menemukan KembaliPendidikan yang Manusiawi.Jakarta: Bumi Aksara.

Darmiyati Zuchdi., Prasetya, Z.K., & Masruri, M.S. (2010). Pengembangan model Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran Bidang Studi di Sekolah Dasar. Cakrawala Pendidikan, 29, Edisi Khusus Dies Natalis UNY, 1-12

Darmiyati Zuchdi., Prasetya, Z.K., & Masruri, M.S. (2013). Model Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran dan Pengembangan Kultur Sekolah. Yogyakarta: Multi Presindo.

kewarganegaraan di Abad 21.Dalam Samsuri & Halili (Penyunting), Prosiding KNKn I: Meneguhkan peran profesi kewarganegaraan dalam merespons dinamika ke- Indonesiaan kontemporer:perspektif politik, hokum, dan pendidikan (Hal 74-86). Yogyakarta: Laboraturium PKn FIS UNY.

Mahdud, Choirul. 2005. Pendidikan Multikultural.Surabaya: Pustaka Pelajar

Michele Borba. Terj. Lina Yusuf.2008. Membangun Kecerdasan Moral. Jakarta Gramedia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.