MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPP/RPLBK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK/PENDEKATAN BK MELALUI METODE WORKSHOP DI SEKOLAH BINAAN KOTA MALANG TAHUN 2017

Mamik Srimulyani

Abstract


Dalam pelaksanaan kurikulum 2013 seorang guru dituntut mampu mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Kemampuan merencanakan pembelajaran merupakan suatu kompetensi akademik yang perlu dikembangkan secara profesional oleh guru. Masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut(1)Bagaimanakah deskripsi pelaksanaan pembinaan melalui metode wokshop dalam upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP/RPLBK dengan pendekatan saintifik dan pendekatan BK?(2) Apakah pembinaan guru dengan metode wokshop dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP/RPLBK dengan pendekatan saintifik dan pendekatan BK? Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan melalui metode wokshop sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP/RPLBK dengan pendekatan saintifik dan pendekatan BK. (2) Mendeskripsikan pembinaan dengan metode wokshop dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP/RPLBK dengan pendekatan saintifik dan pendekatan BK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian tindakan sekolah (PTS). Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dalam dua siklus dengan mengacu pada karakteristik penelitian tindakan sekolah oleh pengawas binaan. Hasil pengamatan peneliti menunjukkan bahwa ada kenaikan nilai tuntas dari 23% menjadi 95% . Sedangkan Tidak tuntas ada penurunan dari 77% menjadi 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi guru dalam menyusun RPP/RPLBK dengan pendekatan saintifik dan pendekatan BK di SMP binaan Kota Malang dapat ditingkatkan melalui metode wokshop.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi, Suhardjono, Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Depdikbud. 2013. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 81 A tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum (Pedoman Umum Pembelajaran). Jakarta: Depdikbud.

Depdiknas. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.41 tahun 2007 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.

Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen PMPTK: 2009, Bahan Belajar Mandiri Kelompok Kerja Pengawas Sekolah, Penelitian Tindakan Sekolah. Jakarta: Depdiknas

Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen PMPTK: 2010, Penelitian Tindakan Sekolah. Materi Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah. Jakarta: Kemendiknas.

Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen PMPTK: 2010, Supervisi Akademik. Materi Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah. Jakarta: Kemendiknas.

Imron, Ali, Triwiyanto, Teguh. 2009. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Malang: Universitas Negeri Malang.

Kemendikbud, 2011. Buku Kerja Pengawas Sekolah, Jakarta, Pusbantensik, Badan PSDM dan PMP Kemendikbud.

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah, 2011. Supervisi Akademik. Bahan Pembelajaran TOT Diklat Penyiapan Calon Kepala Sekolah. Kementrian Pendidikan Nasional.

Miles, Matthew B dan Huberman A Michel (Terjemahan Rohani Rohidi) (1992) “Analisis Data Kualitatif”. Jakarta: UI Press.

Mulyasa. 2006, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sisdiknas, 2003. Undang-undang Sisdiknas RI No. 20 Tahun 2003, Bandung: Fokus Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.