REPRESENTASI MULTIKULTURAL DALAM NOVEL BURUNG-BURUNG RANTAU KARYA Y.B. MANGUNWIJAYA SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA BERBASIS BUDAYA SISWA SMA

Erma Lestari

Abstract


Novel merupakan bagian dari karya sastra. Karya sastra dapat menjadi sarana pembentukan karakter bangsa berbasis budaya karena isi  yang terkandung dalam cerita merupakan cerminan kehidupan. Penelitian ini difokuskan pada siswa jenjang SMA. Novel Burung-Burung Rantau (BBR) mengungkapkan gambaran kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural. Novel Burung-Burung Rantau dipilih karena cerita yang sangat menarik dan memberikan makna baru terhadap masyarakat Indonesia secara global. Dilihat dari sisi pengarang, yaitu Y.B Mangunwijaya yang memiliki wawasan yang sangat luas dan berbobot, hal ini dapat dibuktikan melalui karya-karyanya. Tulisan ini akan membahas tentang cara membentuk karakter bangsa Indonesia yang berbudaya melalui novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik eksplorasi penjelajahan data. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan membaca, mengidentifikasi, menafsirkan, dan memaknai data kemudian mengambil kesimpulan. Peneliti melakukan identifikasi, klasifikasi data berdasarkan permasalahan yang dikaji. Data yang diperoleh berupa satuan cerita utuh yang menggambarkan representasi multikulturalisme dalam novel Burung-Burung Rantau karya Y.B Mangunwijaya sebagai sarana pendidikan karakter siswa SMA. Tulisan ini disajikan untuk mengembangkan pendidikan karakter bangsa berbasis budaya pada siswa SMA, keluarga, dan masyarakat  melalui sarana karya sastra.

Full Text:

PDF

References


Ahlan, Asmaun dan Prasetyo, Teguh Angga. 2012. Desain Pembelajaran. Berbasis Pendidikan Karakter. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Asmani, Jamal Ma’mur. 2013. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.

Astawa, I Nengah Dasi. 2005. Sisi SWOT Multikulturaisme Indonesia. Kajian Budaya, Vol. 2, Vol. No. 3, Januari 2005, hlm. 58-59.

Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra dari Strukturalisme Genetik Sampai Post Modernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lickona, T. 1992. Educating for Character, How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Batam Boks.

Mahfud, Choirul. Pendidikan Multikultural. 2011. Bandung: Pustaka Pelajar.

Mangungwijaya. 2014. Burung-Burung Rantau. Jakarta: PT. Gramedia.

Moleong, L. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Parekh, Bhikhu. 2000. Politics, Religion dan Free Speech in Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory, Cambridge. Massachutts: Harvard University Press.

Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Teeuw, A. 1984. Sastera dan Ilmu Sastera, Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.