Etika profetik dalam Novel Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy

Muhamad Fajar Novala, Suyitno Suyitno, Raheni Suhita

Abstract


Dehumanisasi saat ini telah banyak terjadi disegala aspek kehidupan masyarakat. Hal ini menyebabkan banyaknya tindakan-tindakan kejahatan kemanusiaan yang sangat menghawatirkan yang dilakukan oleh oknum-oknum masyarakat yang tidak berdasarkan moral dan agama. Lunturnya nilai-nilai humanisasi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, perlu adanya solusi untuk mengatasinya. Salah satu cara untuk mengatasi dehumanisasi tersebut adalah melalui karya sastra yaitu novel. Karena di dalam novel penulis menyajikan cerita yang inspiratif dengan Bahasa yang imajinatif, sehingga membuat pembaca terhanyut dalam cerita dalam novel tersebut. Selain itu, di dalam novel banyak mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat diajdikan contoh untuk etika berperilaku lewat cerita para tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan etika profetik humanisasi dalam novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman El Shirazy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Merindu Baginda Nabi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi teori. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menemukan terdapat empat bentuk etika profetik humanisasi yang ditemukan dalam novel yaitu menjaga persaudaraan, memandang seseorang sepenuhnya atau secara total, membuang jauh sifat kebencian, dan menghilangkan bentuk kekerasan. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat karakter nilai-nilai kemanusiaan untuk generasi masyarakat penerus bangsa yang mulai luntur.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.