Kosmologi danyang Telaga Rambut Monte dalam bersih desa di Desa Krisik Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar Jawa Timur

Dwi Sulistyorini

Abstract


Adanya ritual bersih desa sebagai wujud nguri-uri budaya Jawa yang menjadi tradisi masyarakat Jawa. Masyarakat desa Krisik kecamatan Wlingi kabupaten Blitar juga melaksanakan bersih desa pada hari Jumat Legi bulan Selo (kalender Jawa). Adanya ritual dalam bersih desa mempunyai tujuan untuk menjaga keharmonisan alam kasad mata, alam ora kasad mata, dan manusia. Oleh karena itu, untuk menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam semesta tersebut, maka manusia mempunyai sistem keyakinan yang mendasari pelaksanaan ritual bersih desa. Dalam acara ritual bersih desa Krisik ada suguhan sesaji di danyang telaga Rambut Monte. Danyang merupakan roh halus yang dipercaya masyarakat menetap pada suatu tempat, seperti sumber mata air, gunung, bukit, desa, maupun pohon. Dalam kosmologi Yunani alam ini perlu dijaga karena alam semesta dapat dilukiskan dengan gerak lingkar yang tidak terbatas dimana ada penggerak yang tidak dapat digerakkan oleh apapun, tetapi penggerak itu berada di luar alam semesta. Hal ini tentunya di luar jangkauan manusia sehingga dengan adanya ritual bersih desa dapat sebagai sarana komunikasi dengan penggerak tersebut. Manusia yang berada di alam semesta ini berupaya untuk menjaga keselarasan alam yang damai. Dengan adanya ritual bersih desa merupakan bentuk penghormatan dan syukur masyarakat Desa Krisik dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diampuni semua dosa-dosa cikal bakal dan akal bakal, para pinisepuh, aji sepuh pendahulu desa yang telah berjasa dalam babad desa dan diberikan pahala sesuai dengan amal dan baktinya terhadap Desa Krisik. Selain itu, untuk menjaga kelestarian alam air telaga Rambut Monte agar tetap jernih, ikannya elok dipandang, didukung dengan pepohonan besar dan hijau di sekelilingnya ada mitos yang dipercaya oleh masyarakat pemiliknya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.