Pengaruh kosakata baru terhadap bahasa Indonesia pada masa pandemi covid 19 (coronavirus disease 2019)

Ninil Rima Linglian Sari

Abstract


Istilah atau kosakata baru dalam bahasa Indonesia mulai banyak bermunculan kembali saat terjadinya pandemi Covid 19. Istilah-istilah baru ini tentunya sebelumnya jarang sekali terdengar di kalangan khalayak umum. Hal ini dikarenakan istilah-istilah yang sering digunakan saat ini adalalah istilah dari dunia kesehatan. Istilah-istilah kesehatan tersebut juga hanya digunakan pada kalangan medis dn menggunakan bahasa asing. Istilah merupakan suatu bentuk kata atau gabungan kata yang digunakan untuk mengungkapkan suatu konsep untuk mendapatkan makna tertentu. Penyebaran Covid 19 saat ini semakin lama semaki meluas. Kondisi ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Oleh karena itu, informasi yang harus didapatkan haruslah benar. Saat ini pemerintah dan media massa sering menggunakan istilah atau kosakata baru untuk memberi informasi kepada masyarakat. Penggunaan kosa kata bahasa asing dirasa kurang efektif untuk penyebaran suatu informasi. Dalam penyebaran informasi seharusnya menggunakan bahasa yang komunikatif sehingga dapat dipahami oleh masyarakat awam. Agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dimaknai dengan baik oleh masyarakat. Karena sebagian masyarakat juga tidak memahami istilah dari bahasa-bahasa asing. Oleh karena itu, penyebaran informasi salah satunya dengan menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sangat berperan penting dalam pencegahan penyebaran Covid 19. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang umumnya dipahami oleh sebagian besar masyarakat Indonesia agar tidak menimbulkan hoax atau kesalah informasi. Bahasa indonesia yang sifatnya manasuka atau bebas, akan terbuka dengan kosakata baru meskipun dari pengaruh bahasa asing.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.