Sarkasme pada masyarakat indonesia selama pandemi covid-19 dalam media sosial twitter

Kartika Tiara Syarifuddin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk sarkasme yang beredar di masyarakat melalui media sosial Twitter terkait covid-19 dan bagaimanakah makna serta perubahan makna terjadi terkait sarkasme covid-19. Salah satu kasus yang sangat menarik perhatian adalah parodi pelayan toko di mal dan di media sosial yang diperankan oleh satuan tugas covid-19. Video tersebut menggunakan gaya bahasa sarkasme dan banyak menuai komentar yang juga bernada sarkas. Agar dapat memahami fenomena ini secara lebih mendalam, maka penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguitik dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa dan kalimat yang bermakna sarkasme. Sumber data dalam penelitian ini adalah media sosial twitter. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknil simak dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik interactive models. Analisis data menggunakan pendekatan sosiolinguistik dan instrument pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan 4 bentuk sarkasme dalam twitter yaitu, (1) penyampaian informasi; (2) penyampaian pendapat; (3) penyampaian perintah; (4) penyampaian pertanyaan; dan (5) bentuk sapaan. Selain itu ditemukan 3 proses perubahan makna sarkasme yaitu, (1) perluasan makna; (2) penghalusan makna; (3) pengasaran makna.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.