HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL SI ANAK BADAI KARYA TERE LIYE: PENDEKATAN TEORI HEGEMONI GRAMSCI

Siti Fatimatus Zahro

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur kelas sosial antara kelas atas dan kelas bawah yang terdapat dalam novel Si Anak Badai dan bagaimana bentuk hegemoni yang dilakukan kelas atas terhadap kelas bawah. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi-sastra. Sumber data penelitian ini yaitu novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Proses pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak-catat. Analisis data dilakukan dengan cara coding. Pertama yang harus dilakukan dalam proses coding ialah penentuan konsep berdasarkan rumusan masalah yang telah ditentukan. Kemudian mengolah dan mempersiapkan data yang berasal dari transkrip novel yang telah dibaca dan terakhir membuat kesimpulan yang valid dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Pertama, struktur kelas sosial antara kelas atas yakni pejabat tinggi kota provinsi dan kelas bawah yakni masyarakat pesisir kampung Manowa. Kelas atas digambarkan sekelompok orang yang memiliki kekuasaan dengan kehidupan yang serba berkecukupan. Terlihat masyarakat yang kaya dan berpendidikan. Kehidupan masyarakat kota sebagai kelas penguasa lebih makmur dan sejahtera daripada rakyat biasa (nelayan). Sedangkan kelas bawah digambarkan dengan kehidupan yang serba kekurangan atau miskin. Masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan memiliki penghasilan yang tidak menentu. Masyarakat pesisir sudah terbiasa hidup dengan kekurangan dan serba keterbatasan dalam segala hal. Kedua, bentuk hegemoni yang dilakukan kelas atas terhadap kelas bawah yaitu terdiri dari otoritarisme, foedalisme, dan kapitalisme.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.