HEGEMONI TOKOH RUDY TERHADAP SUBARDJO DALAM NOVEL NAMAKU SUBARDJO KARYA HAPSARI HANGGARINI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

Musthofa Luqmanul Chakim

Abstract


Novel Namaku Subardjo karya Hasari Hanggarini sebagai objek penelitian yang didasarkan pada kelebihan yang terdapat dalam novel Namaku Subardjo karya Hapsari Hanggarini. Kelebihan novel tersebut adalah novel Namaku Subardjo menceritakan tentang tokoh Jojo atau Subardjo yang terhegemoni oleh tokoh yang bernama Rudy untuk mencalonkan diri sebagai anggota dewan. Hapsari Hanggarini, bercenderung menulis karya sastra yang mengandung unsur hegemoni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk hegemoni, jenis hegemoni dan dampak dari hegemoni tersebut yang terdapat dalam novel Namaku Subardjo karya Hapsari Hanggarini. Pengkajian terhadap novel Namaku Subardjo karya Hapsari Hanggarini menggunakan teori Antonio Gramsci. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan Sosiologi Sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan objek data yang berupa kalimat didalam novel Namaku Subardjo yang bertujuan untuk mengetahui gambaran unsur hegemoni yang terkandung didalam novel. Penelitian ini dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis. Bentuk hegemoni yang terdapat dalam novel Namaku Subardjo karya Hapsari Hanggarini, yakni hegemoni idiologis. Hegemoni tersebut dapat diketahui dari uraian berikut; anggota dewan adalah lambang kekuasaan, yang menyampaikan aspirasi suara-suara rakyat untuk disampaikan kepada pimpinan. Subardjo terhegemoni oleh Rudy, untuk mencalonkan diri menjadi anggota dewan. Akan tetapi, cara yang disampaikan Rudy terhadap Subardjo cenderung menyesatkan, karena Rudy menyuruh Subardjo untuk menggunakan uang sebagai pemancing suara dari masyarakat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.