PERLAWANAN RAKYAT TERHADAP PEMERINTAH DALAM ANTOLOGI PUISI AKU INGIN JADI PELURU KARYA WIDJI TUKUL

Muhammad Ilham Zakaria

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan bentuk perlawanan masyarakat terhadap pemerintah dalam antologi Aku Ingin Menjadi Peluru karya Widji tukul (2) dampak perlawanan masyarakat dalam puisi antologi Aku Ingin Menjadi Peluru. Marxisme merupakan pertentangan antara pemerintah terhadap masyarakat, dalam keadaan ini masyarakat merasa kurang bebas dalam menjalani hidupnya serta merasa terkekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan teori marxisme. Sumber penelitian ini dari buku antologi puisi “Aku Ingin Jadi Peluru’ karya Widji Tukul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan cara membaca, mencatat, dan menganalisis setiap larik-larik yang mengandung unsur marxisme politik perlawanan rakyat terhadap pemerintah. Hasil penelitian puisi ini menjelaskan bahwa antologi puisi "Aku Ingin Jadi Peluru " karya Widji Tukul menggambarkan bentuk-bentuk perlawanan yang sering terjadi di Indonesia terhadap berbagai bentuk-bentuk keputusan yang dibuat sepihak oleh pemerintah, karena hal tersebut tidak diterima oleh sebagian pihak maka terjadilah perlawanan oleh masyarakat melalui banyak bentuk-bentuk perlawanan. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa unsur-unsur marxisme politik di antaranya (1) mendeskripsikan bentuk perlawanan masyarakat terhadap pemerintah dalam antologi "Aku Ingin Jadi Peluru" karya Widji Tukul: bentuk perlawanan pembatasan bersuara dan bentuk perlawanan terhadap hukum yang tidak adil, (2) dampak perlawanan masyarakat dalam antologi puisi yang berjudul Aku Ingin Menjadi Peluru karya Widji Thukul.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.