MELAMPAUI MULTIKULTURALISME: MENEROKA PARAS DIVERSITAS PENGALAMAN ARTISTIK, PENGALAMAN ESTETIS, DAN ESTETIKA SASTRA

Djoko Saryono

Abstract


Tulisan ini dimaksudkan sebagai pemantik perbincangan tentang sesudah multikulturalisme dan (mono)disiplinarisme dengan mengambil fokus estetika sastra yang betapa luas spektrum tema, bermacam-macam isi, dan beraneka penghampirannya sebagai realitas budaya dalam perspektif holistik. Dalam perspektif holistik budaya, estetika sastra dapat diperlakukan sebagai realitas simbolis (mentifact), realitas sosial (sociofact), dan material (artefact) karena secara holistik budaya mencakupi lapis simbolis, sosial, dan material. Sebagai realitas simbolis, sosial, dan atau material, sudah tentu estetika sastra memantulkan paras diversitas budaya. Untuk itu, dalam tulisan ini dicoba dipaparkan ihwal sosok diversitas budaya, lensa pandang diversitas budaya, dan paras diversitas estetika sastra. Dengan demikian, paras keanekaragaman estetika sastra tampak tautan dan jaringannya, yang kemudian membentuk suatu taman estetika sastra yang multikultural, interkultural, bahkan transkultural.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.