MITOS SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN (SEBUAH KAJIAN KRITIK LINGKUNGAN DALAM NOVEL SEBUAH WILAYAH YANG TIDAK ADA DALAM GOOGLE EARTH KARYA PANDU HAMZAH

Purwati Anggraini

Abstract


Karya sastra Indonesia kaya akan nilai. Memahami dan mengkaji karya sastra merupakan salah satu upaya untuk memahami nilai dalam karya sastra, sekaligus sebagai upaya internalisasi nilai ke dalam kepribadian. Nilai dalam karya sastra juga dapat dilihat dalam mitos. Sekalipun mitos seakan-akan sesuatu yang tidak masuk akal, namun kenyataannya dalam masyarakat Indonesia, mitos merupakan salah satu representasi kearifan lokal yang terus dijaga dan dimanfaatkan untuk beberapa hal, di antaranya sebagai upaya pelestarian lingkungan alam. Hal inilah yang dilukiskan oleh Pandu Hamzah dalam novelnya yang berjudul Sebuah Wilayah yang Tidak Ada dalam Google Earth. Wujud mitos yang terdapat dalam novel ini berupa makhluk halus yang akan bertindak atau “memberi hukuman” sesuai dengan kesalahan yang telah diperbuat manusia dan mitos terkait upacara keselamatan. Mitos ini akhirnya dapat membimbing masyarakat dalam memelihara lingkungan alam sekaligus lingkungan sosialnya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.